Bandung - Antusiasme ribuan suporter Persib untuk menonton langsung latihan skuat Maung Bandung ternyata tak selalu menimbulkan efek baik. Karena pengakuan Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, fans yang membanjiri area latihan di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, justru membuat jalannya latihan Persib terganggu.
Pelatih yang biasa dipanggil Djanur ini merasa tidak perlu jika latihan disaksikan oleh banyak orang. Apalagi, ini beresiko menu latihan dan strategi Persib dapat dimata-matai lawan.
“Kalau ditanya mengganggu atau tidak? Pasti enggak nyaman, latihan ditonton banyak orang, kan harusnya sedikit rahasia,” kata Djanur kepada wartawan di Bandung, Sabtu (01/04/2017).
Meski demikian, pelatih berusia 52 tahun menilai apa yang dilakukan bobotoh masih dalam taraf wajar. Sebab, Persib memiliki keterbatasan fasilitas latihan yang ada tidak sepadan dengan jumlah animo bobotoh yang sangat tinggi, terutama setelah kedatangan Michael Essien dan Carlton Cole.
“Bisa melihat kan, semakin banyak dari hari ke hari berbeda. Ini karena materi pemain Persib yang saat ini mengundang. Sebelumnya memang sudah banyak, tapi tambahnya Essien dan Cole, jadi tambah banyak,” kata dia.
“Kalau saya tetap bertindak biasa, tidak ingin canggung dengan situasi ini. Jadi biasa saja, cuma yang penting tertib saja,” papar pelatih yang membawa Persib juara Indonesia Super League 2014 ini. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






