Makassar - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT. LIB) mengeluarkan regulasi baru untuk Liga 1 musim depan. Yakni, kewajiban menurunkan minimal 3 pemain U-23. Hal tersebut pun langsung ditolak PSM.
CEO PT PSM Munafri Arifuddin menegaskan, regulasi tersebut terlalu memaksa sebuah tim. Sebab, mereka harus memainkan minimal tiga pemain muda di setiap laga. Hal tersebut dinilai tidak memajukan sepak bola Indonesia.
“Pemain U-23 yang bermain di lapangan itu karena kemampuannya. Jadi, jangan dia main di dalam lapangan karena regulasi. Tetapi dia main karena kemampuannya sebagai pemain sepak bola,” kata pria yang akrab disapa Appi itu.
“Bukan cuman tiga, biar sembilan yang main tidak ada masalah, dengan catatan dia punya kualitas,” sambungnya.
Karena itu, Appi berharap masalah tersebut harus menemui titik temu. “Karena tentu PSSI dan operator punya alasannya sendiri. Kita akan mencoba melakukan koordinasi kembali dengan pihak PSSI dan operator pekan depan agar kompetisi ini bisa kita lakukan dengan baik,” bebernya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






