Berita Bola - Euforia Piala AFF 2016 di Manila Hanya Milik Timnas dan Thailand

8648

Salah satu punggawa dari timnas Indonesia dan juga sekaligus penyelamat dari timnas saat mereka menghadapi singapura, Stefano Lilipaly saat itu sudah mengucapkan terima kasih kepada suporter usai laga melawan Singapura pada AFF Suzuki Cup 2016 di Rizal Memorial Stadium, (25/11/2016).

Di dalam Babak penyisihan grup Piala AFF 2016 yang sudah selesai. Dan pertandingan ini sudah ada Empat tim yakni Thailand, Indonesia dari Grup A dan Myanmar serta Vietnam dari Grup B yang sudah memastikan lolos ke semifinal.

Lebih dari sepekan berada di Manila, euforia dari turnamen sepak bola terbesar antar negara Asia Tenggara itu sendiri bahkan nyaris tidak terasa. Maklum, sepak bola bukanlah olahraga populer di negara ini.

Bahkan merasakannya langsung saat tiba di Bandara Ninoy Aquino pekan lalu. Pihak Imigrasi seolah-olah tidak tahu nantinya akan ada turnamen sepak bola besar di negaranya. Sehingga kami sempat tertahan cukup lama disana, sebelum akhirnya diizinkan masuk ke negara tersebut.

Minimnya promosi Piala AFF juga terasa di pusat kota. Tidak ada baliho atau spanduk yang menunjukkan adanya turnamen besar.

Masyarakat Filipina seperti enggan menyaksikan tim kesayangannya bertanding. Seorang supir taksi yang kami tumpangi menyebut minimnya kecintaan pada sepak bola karena alasan mendasar.

Anda lihat saja timnas Filipina. Mayoritas pemainnya tidak lahir di sini, lalu buat apa kami mendukung mereka,” kata supir bernama Randy Espiritu.

Beruntung, dua negara kontestan di Grup A yakni Thailand dan timnas Indonesia punya fans yang setia. Meski tidak dalam jumlah yang besar, setidaknya fans dua negara ini mampu menghidupkan suasana stadion.

Bahkan saat laga terakhir timnas Indonesia kontra Singapura, Rizal Memorial Stadium seperti rumah sendiri bagi pemain timnas. Pasalnya, tribun dipenuhi WNI yang datang dari tanah air ataupun sudah tinggal di Filipina.