Beritaboladunia.net – Meninggalnya Choirul Huda menyisakan duka mendalam bagi pecinta sepakbola Tanah Air, tidak hanya para fans Persela Lamongan namun komedian Ernest Prakasa juga ikut prihatin dengan insiden yang menimpa kapten Persela Lamongan tersebut.
Ernest Prakasa menjadi publik figur yang tergerak untuk membantu secara finansial terhadap keluarga almarhum Choirul Huda. Ajakan untuk memberikan sumbangan dana pun dilakukan Ernest dalam akun media sosialnya dan nantinya akan diserahkan langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga : Choirul Huda Bakal Diabadikan Untuk Nama Stadion ?
Insiden yang dialami Choirul Huda menarik simpati Ernest karena menilai kiper Persela Lamongan tersebut sebagai legenda timnya. Serupa dengan di Eropa, pemain yang membela klubnya lama akan diapresiasi sebagai kebesaran tim dan faktanya selama 18 tahun Choirul Huda sudah mengabdi untuk Persela Lamongan namun hidupnya berakhir dengan tragis di lapangan.
“Teman2, gw & @kitabisacom mau menggalang dana u/ santunan bagi keluarga Choirul Huda, kiper Persela Lamongan yg meninggal di usia 38 taun,” tulis akun Twitter @ernestprakasa.
Teman2, gw & @kitabisacom mau menggalang dana u/ santunan bagi keluarga Choirul Huda, kiper Persela Lamongan yg meninggal di usia 38 taun. pic.twitter.com/aeUH3Ll55P
— #SusahSinyal21Des (@ernestprakasa) October 17, 2017
“Sebagai pecinta sepakbola yg kebetulan gemar mengisi posisi kiper, berita meninggalnya Choirul Huda akibat insiden di lapangan cukup bikin gw sedih,”
“Beliau bukan cuma kapten tim Persela Lamongan, tapi seseorang yg memulai & mengakhiri karir di tempat yg sama. One club man, a true legend. Gw & @kitabisacom mau menggalang dana untuk keluarga almarhum, kalo teman2 tergerak hatinya, bisa buka link kitabisa.com/choirulhuda, ditunggu sampe 23 Oktober ya. Terimakasih,” tulis Ernest di akun Instagram @ernestprakasa.
Sebagai pecinta sepakbola yg kebetulan gemar mengisi posisi kiper, berita meninggalnya Choirul Huda akibat insiden di lapangan cukup bikin gw sedih. Beliau bukan cuma kapten tim Persela Lamongan, tapi seseorang yg memulai & mengakhiri karir di tempat yg sama. One club man, a true legend. Gw & @kitabisacom mau menggalang dana untuk keluarga almarhum, kalo teman2 tergerak hatinya, bisa buka link kitabisa.com/choirulhuda, ditunggu sampe 23 Oktober ya. Terimakasih.
A post shared by Ernest Prakasa (@ernestprakasa) on






