Beritaboladunia.net – Tradisi kompetisi sepakbola Indonesia kembali terjadi, kini kericuhan di lapangan kembali dilakukan oleh antar pemain di kompetisi Liga 2 dalam laga ‘play-off khusus’. Kala itu ‘pertarungan’ antara Persewangi Banyuwangi dan PSBK Blitar digelar di Stadion Kanjuruhan, Selasa (10/10), imbas keributan antar pemain tersebut, laga diakhiri tanpa kejelasan.
Semula kedua tim juga sudah memberikan sinyal akan melakukan duel di lapangan, mereka sudah menebar aura emosi panas di lapangan ketika tidak saling berjabat tangan jelang laga akan dimulai. Pertandingan pun langusng berjalan dengan keras, bahkan kartu kuning keluar di 26 detik pertama.
Tidak hanya itu, pemain dari kedua kubu memang sudah nampak seperti ingin melakukan duel adu hantam ketimbang melakukan laga sepakbola. Terbukti di menit ketiga antara Aditya Wahyudi dan Didik Wahyudi sudah mendapat kartu merah.
Adu jotos pun semakin menyemaraki berlangsungnya laga tersebut, ketegangan kedua pemain bahkan tetap diperlihatkan meski kamera sedang menyoroti sikap tindakan kekerasan mereka di lapangan.
Semakin panas duel kedua tim, ketika pemain Persewangi, Trubus Gunawan dilanggar di area kotak pinalti namun tidak diberikan hadiah pinalti. Kembali lagi, pemain Persewangi menjadikan wasit Suhardiyanto sebagai sasaran empuk pelampiasan emosi mereka.
Laga akhirnya dihentikan di menit ke 88, Persewangi sudah enggan melanjutkan laga dan pertandingan berakhir tanpa kejelasan. Sementara ini, PSBL masih unggul 1-0 melalui gol yang dicetak Prisma Chairul Anwar di menit 69.






