Astaga, Ada Sosok Menyeramkan di Laga Persebaya vs Semeru FC

Beritaboladunia.net – Kelakukan para fans mendukung tim kebesaran di tribun penonton terkadang memang membuat pendukung dan pihak stadion keheranan. Tidak saja terjadi di Eropa, tapi juga terjadi di Indonesia.

Para pendukung tim baik tim tuan rumah dan tim lawan kerap kali melakukan aksi nekat atau pun nyeleneh di dalam lapangan. Terkadang sikap dan tindakan mereka berhasil mencuri perhatian publik menyoroti kelakuan fans bersangkutan.

Di Indonesia kembali terjadi namun bukan fans yang menyebabkan kerusuhan atau tindak kekerasan lainnya. Kali ini sosok seram hadir dalam tribun penonton dalam laga Persebaya vs Semeru FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (02/10) lalu.

Seorang pria mengenakan make up berwarna putih dan menggunakan kain kafan seperti pocong membuat detak jantung pendukung lainnya berdegup kencang. Pocong tersebut ditengah gemuruh dukung tim tuan rumah Persebaya.

Namun, tentu saja Pocong tersebut tidak asli melainkan hanya Bonek yang melakukan aksi uniknya mendukung tim Persebaya Surabaya. Pocong tersebut tetap dengan raut wajah menyeramkan namun tetap mendukung Persebaya. Terbukti dari syal yang digunakan berwarna hijau dan berlogokan Persebaya.

HORROR DI TRIBUN SELATAN.. . . #Bonek #BonekCasual #GreenNord #GreenNord27 #Persebaya #Surabaya #CurvaSudPersebaya #TribunKidul #CurvaSud #CurvaNord #PersebayaDay #PersebayaFans #SurabayaFans #Mentality #EmosiJiwaku #BajolIjo #SuporterHitsSurabaya #Ultras #PersebayaIsBack #Bonita #BcsxPss #TribunUtara #TribunSelatan #TribunTimur #BonekMania #GeloraBungTomo #AwayDays #SupportYourLocalTeam #BonekBali . @casual_ultra_indonesian @ultras.id @supportyourlocalteam . By : @votograver

A post shared by Bonek Casual Bali Independent (@bonekcasual) on

“Horor di Tribun Selatan,” tulis akun Instagram @bonekcasual.

Persebaya Surabaya akhirnya berhasil menang dengan skor 4-0 atas tim tamu dalam laga lanjutan Liga 2 kala itu, nampaknya kehadiran pocong tersebut membuat berkah tersendiri bagi Persebaya Surabaya meski tidak dipanggil menggunakan sesajen.