Jakarta - Jenderal lapangan tengah timnas U-22 Indonesia, Evan Dimas, memang memiliki kelebihan dalam mengatur tempo permainan tim.
Hal tersebut diakui oleh mantan arsitek timnas Merah Putih yaitu Rachmad Darmawan. Terlebih sang gelandang harus absen saat menghadapi Vietnam malam WIB kemarin.
“Sangat disayangkan Evan Dimas tidak bisa bermain sehingga menyulitkan pengaturan ritme permainan team,” kata pria yang dikenal julukan RD.
Hal senada juga diungkapkan oleh mantan punggawa Timnas Garuda, Yeyen Tumena, yang memberikan apresiasi lebih kepada Evan Dimas .
“Selain bisa sebagai pengatur utama permainan tim, Evan Dimas juga bertindak sebagai leader di lapangan,” kata Yeyen.
Pemain Bhayangkara FC itu memang dikenai sanksi larangan bermain saat Timnas U-22 menghadapi Vietnam karena akumulasi kartu.
Meski tanpa sang gelandang, anak asuh Luis Milla masih mampu meredam agresifitas permainan Vietnam dan memaksa laga berakhir dengan skor imbang 0-0. (Edy - beritaboladunia.net)






