Beritaboladunia.net – Ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi punya target besar untuk Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur. Target tersebut yang menjadi peringatan kepada Luis Milla untuk tidak kembali gagal menangani Tim Garuda Muda Indonesia, jika kembali tidak menorehkan hasil manis maka kemungkinan Pelatih asal Spanyol tersebut dilepas jabatannya.
Edy sadar dengan puasa gelar yang diraih Indonesia dan menunjuk Luis Milla sebagai Pelatih Timnas Indonesia U-22 sejak awal karena memang bertujuan mengakhiri puasa gelar yang terakhir dapat medali emas dalam SEA Games 1991 lalu dan medali emas adalah hal mutlak bagi Edy sebagai kesuksesan menunjuk Milla sebagai pelatih pemain muda Tanah Air.
Luis Milla harus menunjukan kiprah suksesnya di Eropa dan memberikan yang terbaik untuk Tanah Air, meski diakui juga oleh Edy tidak akan mudah bagi mereka menjalani SEA Games 2017 nanti melawan kekuatan Asia Tenggara lainnya.
“Sudah kami beri peringatan. Apapun yang dilakukan, ada hadiah dan hukuman itu pasti. Kita lihat nanti seperti apa hasilnya. Kalau kekalahannya karena kemampuan, pasti ada evaluasi,” kata Edy saat melepas timnas Indonesia di Makostrad, Jakarta Pusat, Kamis (10/08).
“Kalau dia [Milla] salah dalam memperhitungkan, ya sampai ke situ [pemutusan kontrak],” tambah pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI tersebut.
Edy sempat menyampaikan perasaan kecewa ketika Timnas Indonesia U-22 kalah dari Malaysia di laga perdana kualifikasi Piala Asia U-23 lalu. Menurutnya kekalahan tersebut adalah kekeliruan Luis Milla meracik para pemainnya.
“Jadi kita tunggu saja nanti seperti apa hasilnya di SEA Games 2017. Yang pasti sudah ada peringatan keras dari PSSI. Kami juga sudah sampaikan kepada Milla soal evaluasi,” ujarnya.






