Bertaboladunia.net - Timo Scheunemman sudah sering menjadi pelatih untuk di klub-klub Liga Indonesia. Ternyata ua tak mau lagi menangani dan menjadi pelatih klub Indonesia faktor-faktor non-teknis yang terjadi di luar Indonesia yang menjadi penyebabnya.
Arsitek yang keturunan dari Jerman ini pernah melatih Persiba Balikpapan di awal kompetisi Gojek Traveloka Liga 1. Tapi karirnya hanya sebentar. Saat pekan ketiga, Timo malah memutuskan untuk mundur dari jabatannya itu.
Waktunya itu ternyata ia gunakan untuk kumpul bersama keluarga intinya di Malang, Jawa Timur. Memang ada tawaran yang datang untuk melatih lagi, namun pelatih muda ini merasa jera mengarsiteki klub Liga Indonesia.
“Kapok. Saya karena ada kontak dengan Persebaya, para Bonek baik dengan saya. Saya kenal juga dengan bos-nya. Bisa saja saya memainkan koneksi saja. Namun tak mau saya,” ujar Timo ketika ditemui di acara VideoMax SuperSoccer TV di The Pallas, Jakarta, Minggu, (06/08/17).
Timo ternyata tak mau jauh dari keluarga. Fokus utamanya saat ini adalah menemani anak-anaknya sampai bisa lulus sekolah.
“Prinsip ini pun mungkin saja bisa berubah selama enam tahun ke depan jika anak-anaknya sudah lulus sekolah. Mungkin ya. Namun, harus ada pemilik klub yang membuat saya enak, yang percaya, memiliki visi jangka panjang. Sulit sekali klub itu ditemukan di Indonesia. Saya sama orang harus bagus,” jelas eks pelatih Timnas Putri Indonesia itu.
Timo pun sempat menjadi nahkoda bagi Persema Malang di musim 2010/11. Ketika itu Timo yang sudah mempromosikan Irfan Bachdim sebingga bisa menembus Timnas Indonesia.






