Surabaya - Komisi disiplin PSSI akan memberikan sanksi kepada Persebaya Surabaya usai mereka berhasil menaklukan Martapura FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (27/7/2017) malam.
Persebaya bakal terancam hukuman karena suporter telah melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan. Pendukung tuan rumah Bonek sangat marah setelah mereka terpancing dari aksi pemain Martapura FC kepada Green Froce saat laga masih berlangsung. Tak hanya itu, sebelum laga usai, ofisial kedua tim juga terlibat kericuhan.
Meski begitu, pelatih Angel Alfredo Vera masih tetap membela bonek dan para pemain. Dia justru dirinya mempertanyakan sikap dari pemain Martapura FC. “Mereka yang melakukan permainan kasar, bahkan provokatif,” ungkapnya.
Pada kesempatan terpisah, media officer Persebaya, Roky Maghbal, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mencari bukti untuk mendukung klaim dan melanjutkan pelaporan lebih lanjut. “Pasti kami mengumpulkan bukti untuk bahan nantinya,” tuturnya.
Persebaya Surabaya telah berhasil membungkam Martapura FC 2-0. Hasil ini membawa mereka ke puncak klasemen Grup 5 Liga 2.
Buseet dah…sampai usai pertandingan pun provokasi terus ini kiper #martapurafc @a.b.rahardjo yang jagoan ini.. Lempar botol ke arah tribun VIP. Yang terhormat Pak Petugas keamanan, yang provokasi siapa..yang diamankan siapa.. #PSSI #FIFA #FOOTBALL #PERSEBAYA #LIGA2 #INDONESIA #MARTAPURAFC #BONEK #GREENFORCE #BONEKTV #VIAVALLEN #DAGELAN #INFIAFACT #LAMBEHTURAH #ULTRAS #HOOLIGAN #ULTRASINDONESIA
Portal berita sepak bola terupdate






