Beritaboladunia.net – Bek Sriwijaya FC, Marckho Sandy Meraudje masih terlihat menjalani sesi latihan bersama rekan setimnya padahal dirinya sedang tersangkut kasus hukum yang menjadikan dirinya tersangka kasus pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur.
Hal tersebut diakui manajemen Sriwijaya FC selaku pemilik pemain asal Papua tersebut. Untuk saat ini Marckho masih dibolehkan melakukan latihan karena kasusnya masih dalam penyelidikan. Jika memang terbukti bersalah, baik Marckho dan Sriwijaya FC akan bersikap kooperatif.
“Semua pemain sudah latihan pagi ini, persiapan menghadapi laga tandang. Cuma satu pemain tidak latihan yakni Tijani Belaid karena ada keperluan urus visa,” ujar Sekretaris Sriwijaya FC Ahmad Haris.
“Soal Marckho kita tidak boleh asal vonis begitu saja, karena tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah. Apalagi tuduhan perkosaan itu kejahatan berat, harus ada pembuktian yang lengkap dan mendalam seperti visum. Bukan sekedar dari pengaduan saja,” tambahnya.
“Kami siap kooperatif dan biarkan pihak kepolisian bekerja nanti,” katanya.
Kapolsek IB 1 Palembang Kompol,Handoko Sanjaya membenarkan adanya laporan terkait kasus yang dilakukan Marckho. Laporan diterima pihak kepolisian pada hari Kamis (20/07) sekitar pukul 05.00 WIB, dugaan sementara dinyatakan sebagai kasus penganiayaan meski akan dikembangkan lebih lanjut setelah dilimpahkan ke Polresta Palembang.
Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa handuk, serpihan pecahan kaca, satu bungkus alat kontrasepsi yang masih terbungkus dan beberapa yang sudah terpakai.
“Kita lakukan penyelidikan di salah satu hotel di kamar 401. Yang bersangkutan langsung kita amankan ke Polsek IB 1 Palembang dan dimintai keterangan,” katanya kepada Liputan6.
“Sudah diinterogasi. Kemarin (dugaan) penganiayaan saja, pengembangannya di Polresta Palembang,” ujarnya.
“Dari laporan itu memang kena goresan sedikit dan (kasusnya) masuk pidana,” ucapnya.
Portal berita sepak bola terupdate






