Beritaboladunia.net – Pelatih Timnas Singapura U-22, Richard Tardy punya impian khusus terkait ambisinya sejak menjadi arsitek Timnas Singapura U-22. Richard Tardy menargetkan para pemainnya bisa menembus fase penyisihan grup SEA Games 2017 di Malaysia nanti dan bisa melangkah hingga babak semifinal. Target itu diharapkan bisa terjadi untuk memperbaiki penampilan mereka sebelumnya.
Tardy mengaku usaha mereka tidak akan mudah bisa mendapatkan satu tempat di babak empat besar tersebut. Singapura masih dibayangi oleh kegagalan mereka pada SEA Games tahun 2015 lalu ketika menjadi tuan rumah, Singapura bahkan tidak lolos dari fase Grup dan berimbas kepada Aide Iskandar yang mundur jadi pelatih Singapura saat itu.
“Untuk SEA Games, kami ingin berada di empat besar. Akan jadi hal sulit, saya tidak bilang hal ini akan mudah,” kata pelatih asal Prancis itu seperti dikutip di Channel News Asia.
Singapura akan tergabung dalam Grup A bersama dengan tuan rumah Malaysa, Laos, Myanmar dan Brunei Darussalam. Grup ini merupakan grup ringan ketimbang grup B, pasalnya pesertanya lebih sedikit satu tim ketimbang Grup B.
Tardy enggan beranggapan sama dengan publik yang menyatakan Grup A adalah Grup ringan. Tardy tidak ingin menaruh beban mental kepada para pemainnya. Tardy tetap tidak menganggap remeh Myanmar dan Laos apalagi juga ada tuan rumah Malaysia yang menjadi ancaman terbesar mereka.
“Bila publik bicara soal grup ringan, kalian meletakkan beban kepada para pemain. Kalau (grup) itu ringan, publik pasti bilang harus lolos (ke fase selanjutnya), tapi pemain tidak berpikir hal itu gampang,” jelasnya.
Portal berita sepak bola terupdate






