Beritaboladunia.net – Pelatih Persiba Balikpapan, Milomir Seslija merasa pelatih yang menjadi biang kekalahan timnya atas Madura United dalam laga lanjutan Liga 1 pekan ke 15 di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (17/07) kemarin.
Milo menuding wasit tidak memberikan hadiah pinalti kepada timnya ketika Marlon Da Silva dilanggar di area kotak pinalti, kemudian pelanggaran keras terhadap Ilham Ihraz dan Engelberd Sani juga tidak dikeluarkan kartu.
“Kami sudah menyulitkan Madura, salah satu tim terbaik di Indonesia saat ini. Tapi saya tak ingin berkomentar tentang wasit. Kalau wasit seperti ini terus, tuan rumah akan selalu menang,” cetus Milo.
Milo menambahkan Persiba makin terpuruk ketika mesin gol Madura United, Peter Odemwingie mencetak gol. Hasil tersebut membuat kebuntuan penampilan para pemainnya dan Madura United sukses mengalahkan timnya dengan skor 1-0.
“Babak pertama kami tidak berani untuk bermain. Baru setelah kebobolan kami mulai berani. Itu sudah terlambat, meskipun babak kedua kami bermain lebih baik, dan memiliki kesempatan kebih banyak dari mereka,” ucap Milo.
“Kami memiliki masalah, karena gagal memegang bola untuk menciptakan tekanan saat menyerang. Kami terlalu mudah kehilangan bola, dan mereka sangat kuat dalam serangan balik mengandalkan kecepatan dan kualitas individu.”
Bek tengah Persiba, Yudi Khoerudin mengakui Madura United punya susunan pemain berkualitas hingga rekan-rekannya tidak punya keberanian untuk kembali menekan tuan rumah.
“Dalam sepakbola kami harus mencetak gol untuk memenangkan pertandingan. Madura memiliki sang pencetak gol dan memang ada garis kecil antara pemenang dan pecundang.”
“Babak pertama kami masih kurang berani bermain. Kami kecolongan. Tapi ada satu peluang di mana Marlon dijatuhkan. Itu seharusnya penalti. Lalu, teman kami Ilham Irhaz yang ditekel keras, harusnya wasit memberikan kartu untuk pemain yang menekelnya,” kata Yudi dilansir akun Facebook resmi klub.
Portal berita sepak bola terupdate






