Kadispora Surabaya : “Siapa Bilang Ibu Risma Abaikan Persebaya dan Bonek ?”

Kadispora Surabaya :

Beritaboladunia.net - Setelah kebingungan mencar stadion buat menjalani laga Persebaya Surabaya vs Persatu Tuban, yang akan dihelat pada Kamis (5/7), beberapa akun Instagram Bonek, suporter fanatik asal Surabaya, telah menghujani Pemerintah Kota Surabaya. Termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pahlawan ini maupun Walikota Surabaya Tri Risma Harini.

Beberapa Instagram Bonek ini, telah mengkritik pemkot yang dianggap tidak peduli dengan Tim Persebaya. Namun, hal itu langsung itu dibantah oleh Kadispora Surabaya, Afghani Wardhana salah besar.

Afghani mengatakan bahwa Wali Kota Surabaya sangat peduli dengan Bajol ijo dan Bonek (Bondo Nekat). “Siapa bilang Ibu Risma mengabaikan Persebaya dan Bonek. Justru dirinya yang selalu mendorong saya menyelesaikan proses pemakaian Stadion,” ujar Afghani, Rabu (5/7/2017) pagi.

Selain itu, Risma juga beruulang kali melihat medsos milik Persebaya dan para Bonek. “Beliau sering mengirimkan pesan ke saya yang isinya menyegerahkan prosedur pemakaian stadion,” imbuhnya.

Sementara untuk pertandingan yang akan digelar di stadion, Gelora 10 Nopember, Afghani mengatakan bahwa stadion masih belum layak untuk dipakai oleh Persebaya.

“Gelora 10 Nopember berkapasitas kecil, yakni 20.000 saja. Sementara pendukung Persebaya waktu acara ulangtahun tim tersebut cukup banyak. Kapasitas Gelora Bung Tomo sebanyak 60.000 saja penuh dengan Bonek,” ujarnya.

Afghan juga mengatakan bahwa Staidon Gelora 10 Nopember masih belum mempunyai fasilitas yang memadahi. “Kamar mandi juga perlu direnovasi, lampu penerang lapangan juga rusak. Apa lagi ketinggian pagar pemisah antara penonton dan lapangan juga pendek. Kurang memadahi untuk pertandingan,” paparnya.

Pria kelahiran Pacitan ini juga mengkofirmasikan bahwa bukan urusan pertandingan, Gelora 10 November masih bisa dipakai. “Kalau mereka menyewa untuk latihan, pasti kami berikan. Intinya kami tidak mempersulit mereka (Persebaya),” ujarnya.