Beritaboladunia.net – Manajer Timnas Indonesia U-22, Endri Erawan senang dengan keputusan komite Olimpiade Malaysia yang tidak jadi mengindahkan hak istimewa yang diberikan untuk mereka. Sebelumnya SEA Games 2017 memang menjadikan Malaysia sebagai tuan rumah, hal tersebut memberikan mereka hak untuk menguntungkan tim sepakbola Malaysia U-22.
Keuntungan tersebut menyebutkan Timnas Malaysia U-22 bebas memilih grup dengan jumlah tim paling sedikit dan bebas memilih grup yang mereka inginkan. Hal tersebut sempat menjadi kecamana karena dinilai tidak adil dalam berkompetisi di ajang olahraga sekaliber SEA Games.
Imbasnya, banyak pihak dari sepakbola Malaysia melakukan pertemuan membahas keputusan tersebut. Asosiasi sepakbola Malaysia (FAM) dan dewan olimpiade Malaysia,serta Malaysia Organizing Committee (Masoc) bertemu dalam satu meja untuk mencari solusi tersebut.
Beruntung kesepakatan keputusan tersebut Malaysia sepakat untuk ikut dalam undian seleksi Grup nanti. Malaysia tidak lagi diuntungkan dan siap menjalani undian sesuai dengan aturan lama yang berlaku. Malaysia akan bergabung dengan grup sesuai undian dan tidak lagi punya hak istimewa memilih grup yang mereka sukai.
Keputusan ini dinilai adil bagi para peserta SEA Games 2017, termasuk dari pihak Indonesia yang menjadikan mereka sebagai rival abadi. Nantinya Malaysia akan diundi sebagai tuan rumah untuk tergabung dalam bagian yang terdiri dari dua grup dan didalamnya akan ada lima atau enam tim. Undian grup akan diadakan 8 Juli mendatang.
“Kami dari cabor sepakbola SEA Games menyambut baik dan respek terhadap keputusan yang diambil oleh komite olimpiade Malaysia. Semoga dengan keputusan ini tidak ada lagi polemik dan pelaksanaannya berjalan lancar dan sukses,” kata Endri.
Portal berita sepak bola terupdate






