PSSI Menganggap Program Latihan di Eropa Tidak Efisien

PSSI Menganggap Program Latihan di Eropa Tidak Efisien

Tangerang - Plt Sekjen PSSI, Joko Driyono memberikan konfirmasi terkait batalnya rencana pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-22 ke Spanyol jelang bergulirnya SEA Games 2017. PSSI berpendapat bahwa program latihan di Eropa tidak efisien.

TC di Spanyol telah beberapa kali mengalami penyesuaian. Awalnya anak asuh Luis Milla tersebut akan terbang pada akhir Mei bahkan ingin dimajukan ke April 2017, sebelum Islamic Solidarity Games digelar di Baku, Azerbaijan.

Namun Timnas Indonesia justru batal ikut serta di ISG. Belakangan manajer timnas U-22, Endri Erawan, mengatakan bahwa TC di Eropa akan mengalami penyesuaian kembali hingga Hari Raya Idul Fitri.

“Kami lagi konsultasikan karena ada perubahan program. Dulu ada inisiatif ke Spanyol tapi sekarang harus di dalam negeri pertimbangan efisiensi dan tidak kehilangan banyak waktu untuk aklimatisasi dan seterusnya,” kata Joko Driyono usai latihan timnas, Sabtu (10/06/2017) petang di Karawaci, Tangerang.

Jadwal paling dekat yang bakal dilakoni oleh Timnas Indonesia saat ini ialah laga persahabatan internasional melawan Puerto Rico pada Selasa (13/06/2017) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Pada laga tersebut Milla memanggil lima pemain timnas senior.

“Setelah di Sleman nanti kita akan sampaikan. Tapi kemungkinan terbesar dibatalkan dan kami cenderung di Asia,” ucap mantan CEO PT Liga Indonesia tersebut.

Meski belum mendapat kepastian, Joko tak bisa memastikan skuat Garuda akan mendapat TC pengganti di luar negeri. Pihaknya lebih memprioritaskan pada sejumlah laga internasional sesuai kalender FIFA sebelum tampil di SEA Games.

“Kita lihat saja karena sebelum event ke SEA Games ada event antara dan itu juga sangat penting pada bulan Juli. Sangat mepet,” ujar Joko. (Edy - beritaboladunia.net)