Beritaboladunia.net – PS TNI gagal mempertahankan hasil positif mereka ketika dikalahkan oleh tim tuan rumahn Mitra Kukar dengan skor 5-3 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (02/06). Kemenangan Mitra Kukar ini sempat diwarnai oleh kesalahan teknis dengan matinya lampu stadion sebanyak dua kali dan keuntungan mereka karena kiper PS TNI, Dhika Bayangkara diganjar kartu merah.
Di pihak PS TNI, sang pelatih Ivan Kolev menyayangkan kejadian mati lampu dalam stadion ketika pertandingan tengah berlangsung. Kolev merasa konsentrasi para pemainnya jelas terganggu dan mengecam pihak manajemen Mitra Kukar yang sudah lalai mengatur kendala teknis yang terjadi hingga dua kali tersebut.
“Saya sangat menyesalkan lampu stadion mati sampai dua kali. Tim kita seperti bermain dengan dua muka. Tim sebelum lampu mati dan tim sudah mati lampu. Saya kecewa dengan kejadian ini. Kalau satu kali matinya tidak masalah, ini dua kali. Tidak bagus ini bukan sepakbola,” ungkap Kolev.
Sebelumnya PS TNI punya ambisi besar raih kemenangan, tapi mati lampu sebanyak dua kali berimbas pada kekalahan mereka yang tentu sangat mengecewakan.
“Babak pertama kami mempunyai motivasi tinggi, unggul satu gol. Tapi, mati lampu. Ini tidak bagus, sekarang tim kami mengalami hal ini, mungkin tim lain bisa mengalami. Tidak bagus kalau mati lampu sampai dua kali,” katanya.
Hal serupa disampaikan oleh striker PS TNI, Gustur Cahyo Putro menurutnya aneh pertandingan kompetisi Liga 1 bisa terjadi mati lampu hingga dua kali.
“Bukan kami mencari kambing hitam, dua kali mati lampu menjadi tanda tanya bagi kami, bagaimana bisa stadion mati lampu dua kali saat pertandingan,” ujar Gustur.
“Kekurangan dalam pertandingan ini tentu akan kami perbaiki nanti dipertandingan selanjutnya,” tambahnya.
Portal berita sepak bola terupdate






