Beritaboladunia.net - Pelatih Luis Milla telah mengumukan 22 pemain yang akan bermain di tim nasional Indonesia pada laga uji coba melawan Kamboja dan Puerto Riko pada Juni 2017.
Dari 22 pemain tersebut, Milla sendiri juga memanggil Ezra Walian. Keputusan Milla ini sangat mengherankan kepada pemain berusia 19 tahun tersebut saat menjalani pemusatan latihan di Bali pada 22 sampai 27 Mei 2017.
Ezra sendiri telah menjadi pemain starter saat uji coba melawan Persewangi di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Rabu (24/5/2017). Pertandingan tersebut, Ezra telah digantikan oleh Yabes Roni di babak kedua. Yabes juga yang sukses mencetak gol kemenangan timnas saat melawan Persewangi.
Di pertandingan berikutnya, saat melawan Bali United pada Jumat (26/5/2017), Ezra bermain di babak kedua. Mantan penyerang Jong Ajax tersebut belum bisa mencetak gol dan membuat timnas kalah dengan skor 0-1.
Dan Milla kenapa tidak memanggil Ezra dalam dua laga uji coba pada bulan Juni.
“Luis Milla minta dia untuk fokus cari klub baru,” kata Wakil Kepala Departemen Timnas, Fanny Riawan.
Ayah Ezra, Glenn Walian pun menjelaskan bahwa ada tiga klub Liga Inggris yang tertarik mendatangkan Ezra.
“Satu klub dari Premier League. Sisanya dari divisi kedua Liga Inggris. Awal Juli, kami akan finalisasi negosiasi,” kata Glenn Walian, ayah Ezra, saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (25/5/2017).
Berselang beberapa hari, Glenn kembali mengatalan bahwa Ezra juga telah mendapatkan tawaran untuk trial dari salah satu klub.
“Setelah mendapatkan informasi, saya akan memberitahu Anda,” ujar Glenn.
Ezra sendir sangat selektif dalam menentukan klub baru. Glenn menginginkam klub tersebut untuk memberi jaminan dengan tampil secara reguler kepada Ezra. Meminta untuk tampil tersebut, Glenn menjelaskan bahwa tak masalah apabila pemain tersebut tampil di tim U-23.
Glen mengatakab bahwa klub tersebut harus bisa memberikan jaminan bermain pada Ezra dalam 20 hingga 25 laga per musim.
“Di Inggris atau Belanda, sebuah klub bertanding selama 35 kali dalam satu musim. Setiap pekannya, mereka melakoni satu atau bahkan dua laga,” jelas Glenn.
“Apabila bisa bermain antara 20 sampai 25 pertandingan, itu bagus bagi dia. Terpenting, klub memainkan dia,” tuturnya menambahkan.
Ezra memang harus melakukan gerak cepat agar mendapatkan klub. Pasalanya pramusim biasanya digelar awal Juli 2017.
Selain tak memanggil Ezra, Milla jugak memanggil gelandang berpengalaman Evan Dimas, serta dua bek tangguh, Hansamu Yama dan Putu Gede. Ketiga pemain selalu dipanggil untuk lima laga uji coba sebelumnya yakni melawan Myanmar, Persija Jakarta, Persita Tangerang, Persewangi, dan Bali United.
“Saya kurang paham,itu pilihan pelatih Luis Milla. Yang jelas, untuk TC Kualifikasi Asia dan SEA Games, Evan, Hansamu dan Putu dipanggil lagi,” kata Wakil Kepala Departemen Timnas, Fanny Riawan, saat ditanya Kompas.com perihal tidak memanggil tiga pemain tersebut.
Sebagai pengganti mereka, Milla akan memanggil lima pemain senior yakni Kurnia Meiga, Fachruddin, Irfan Bachdim, Bayu Pradana, dan Stefano Lilipaly. Kecuali Bachdim, empat pemain tersebut telah menjadi tulang punggung timnas di Piala AFF 2016.
Timnas sendiri akan dijadwalkan lebih dahulu untuk bertading ke markas Kamboja pada 8 Juni. Selanjutnya Pasukan Luis Milla akan menjamu Puerto Riko di Stadion Maguwoharjo pada 13 Juni.
Portal berita sepak bola terupdate






