Beritaboladunia.net – Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akhirnya mendapatkan evaluasi ketika Wakil Ketua PSSI, Joko Driyono sudah melakukan pertemuan dengan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB). Hasilnya PSSI akan mengistirahatkan sejumlah wasit yang dianggap gagal memberikan kepemimpinan jalani pertandingan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang sudah berlangsung hingga beberapa pekan.
Joko Driyono tidak menjelaskan detail terkait keputusan yang sudah dijatuhkan oleh PSSI namun yang jelas ada 18 pemimpin pertandingan yang akan diistirahatkan oleh PSSI, delapan diantaranya adalah wasit dan 10 diantaranya lagi adalah assisten wasit. Dari jumlah tersebut wasit dalam Liga 2 akan lebih banyak diistirahatkan sementara itu assisten wasit dari Liga 1 lebih banyak diistirahatkan.
Hal ini terpaksa dilakukan PSSI demi menjaga kualitas kompetisi Liga 1 dan Liga 2 menjalani musim ini, PSSI harus mengambil langkah untuk bisa menjadikan kompetisi kepada kompetisi sepakbola profesional Indonesia. PSSI sudah mendapatkan sejumlah protes dan akan memberikan sanksi kepada pemimpin lapangan yang bersangkutan.
“Mereka diberhentikan sementara sejak keputusan dibuat sampai batas waktu yang nantinya ditentukan oleh Komite Wasit. Sanksi tersebut berdasarkan kinerja yang dipantau di lapangan,” ujar Joko dikutip laman Antara.
“Tujuannya adalah PSSI ingin melindungi integritas kompetisi dan integritas wasit. Jumlah [pengganti] wasit dan asisten wasit masih cukup untuk menjalankan pertandingan.”
“Sampai hari ini [kemarin], PSSI sudah menerima 17 protes mengenai wasit dari klub-klub Liga 1 dan Liga 2.”
Langkah ini membuat efek wasit sepakbola Indonesia akan memimpin jalannya pertandingan ke arah yang lebih baik dan memberikan keputusan yang adil dalam setiap pertandingan. Wasit memiliki peran vital dalam berlangsungnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang sedang berlangsung.
Portal berita sepak bola terupdate






