Beritaboladunia.net – Usai pertandingan PS TNI berhasil mengalhkan PSM Makassar dengan skor 2-1 di kandang mereka sendiri, pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit yang cenderung memberikan keputusan yang menguntungkan PS TNI.
Ada tiga hal yang yang terlihat menjadi keuntungan PS TNI dalam pertandingan ini, pertama ketika PSM Makassar mengeksekusi tendangan bebas melalui Wille Jan Pluim dan sepakannya mengenai tangan Leonel Jorge Nunez yang menjadi pagar betis.
Kemudian yang kedua, aksi kiper PS TNI yang mencoba menghadang bola namun malah membentur Hamkah Hamzah, dan yang ketiga pemain PS TNI menangkap bola dengan tangan karena mendengar tiupan peluit dari tribun penonton setelah mengira datang dari wasit.
“Selamat untuk PS TNI mereka masih belum terkalahkan. Tim tidak ada kekurangan sedikitpun. Wasitnya yang kurang. Kalau mau, saya bisa berikan bukti. Kami harus mendapatkan penalti, dan pemain PS TNI harus keluar,” cetus Robert Alberts.
“Banyak inkosistensi yang dilakukan wasit. Pemain PS TNI bisa mencekik pemain saya dan tidak dapat kartu merah. Apakah saya ini bodoh atau tidak, ataukah tidak ada di laws game. Pengalaman 30 tahun saya bisa melihat wasit yang bagus atau tidak.”
Penjaga gawang PSM Makassar, Rivki Mokodompit juga ungkap kekecewaan yang sama terkait keputusan wasit dalam laga tersebut. Rivki berharap wasit Liga 1 bisa meningkatkan kinerja mereka supaya bisa memimpin pertandingan lebih adil.
“Selamat kepada PS TNI yang menang malam ini. Tapi kami kecewa dengan keputusan wasit malam ini. Banyak yang kurang, kami harap itu bisa diproses juga agar supaya laga berikutnya bisa lebih adil lagi dalam pimpin pertandingan,” katanya.
Portal berita sepak bola terupdate






