Sejarah Hari Ini, Persik Kediri Dicukur 15-0 Oleh Seongnam Ilhwa Chunma

Sejarah Hari Ini, Persik Kediri Dicukur 15-0 Oleh Seongnam Ilhwa Chunma

Beritaboladunia.net - Laga yang telah tersajikan antara Krung Thai bank dengan Persik Kediri di Liga Champions Asia, Wakil Korea Selatan berhasil membungkam tim asal Indonesia dengan skor 15-0 tanpa balas.

Skor memalukan bukan hal yang biasa saat diawal-awal pertandingan berjalan di Kompentisi Liga Champions Asia. Beberapa laga memang sempat mencatat skor telak seperti saat Krung Thai Bank di bungkam oleh Kasihima Antlers.

Changchun Yatai, jawara China juga pernah mengakalahkan wakil Indonesia yakni Persipura Jayapura dengan skor 9-0. Bermain dengan dinginnya suhu membuat Boaz Salosa dan rekan-rekannya kesulitan untuk berbuat banyak.

Namun kekalahan terburuk yang di alami Persipura pada tahun 2004 silam, begitu juga dengan Persik Kediri yang telah menghadiri laga di markas lawan mereka harus rela gawangnya diberondong 7 gol di babak pertama.

Parahnya, ini telah mencatakan pertandingan terburuk dengan skor paling buruk sepanjang sejarah Liga Champions Asia. Dua tahun berselang, Gamba Osaka juga melakukan serupa menang telak 15-1 kepada Da Nang City, wakil dari Vietnam, tapi tetap saja kelahan Persik Kediri menjadi memori hitam perjalan wakil Indonesia level asia.

Banyak yang bilang bahwa Pemain persik sedang bermain mata dengan lawan. Pasalnya, Seonganam memang membutuhkan menang telak untuk melaji ke babak prempatfinal.

Wakil jepang, Yokohoma menduduki di puncak klasemen B dengan perolehan 12 poin, dan di susul di posisi kedua Seonganm dengan perolehan 9 poin. Selain itu. selisih gol 6-3, sementara Yokoham memiliki agregat 15-2, sehingga Seonganm mau tak mau harus menang dengan sangat besar sembari berharap Yokohama kalah dipartai terakhir.

Kekalahan ini membuat tim Persik Mania memicu amarah yang tergabung dalam Pengurus Yayasan Suporter Persik (YSP). Sekembalinya skuat Macan Putih dari Korea Selatan, YSP langsung meminta penjelasan dari manajemen tim.

Rudy Tribowo, ketua YSP menyatakan kekalahan telak 0-15 dari lawan di pentas internasional sungguh tak bisa diterima. Ia mempertanyakan keputusan tim menurunkan Agus Susanto sebagai kiper, padahal ia adalah seorang gelandang.

“Kami juga akan meminta penjelasan apa benar seperti itu, karena memang Seongnam butuh menang minimal 12 gol lawan Persik untuk bisa menempati posisi teratas Group G. Masak saat lawan Seongnam, Persik bisa sampai kemasukan 15 gol tanpa balas. Memangnya ini main badminton apa,” tambahnya lagi kesal.

Pertandingan terakhir Persik di Liga Champions terjadi 10 tahun lalu di tahun 2007. Saat itu Cristian Gonzales dan Ronald Fagundez membela Persik Kediri. dan ia berhasil membawa Persik menduduki di peringkat ke 3 kalsemen sementara Grup Em yang terpaut dua poin dari Sydney yang lolos sebagai runner up.

Pada tahun itu. Persik berhasil mengumpulkan 7 poin dengan dua kemenangan dang satu imbang dan tiga kali kalahmengalahkan raksasa China, Shanghai Shenhua yang terperosok di klasemen terbawah dengan koleksi 5 poin.