Terancam Gagal Untuk Tampil Di ISG 2017, Ini Respon KOI Dan PSSI

3377

Beritaboladunia.net – Sebuah kabar yang sangat mengejutkan dating bagi Timnas Indonesia U-22. Ternyata anak asuhnya Luis Milla ini tak terdaftar ke dalam peserta cabang sepak bola Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 yang rencananya akan dihelat di Baku, Azerbaijan, mulai dari awal bulan Mei 2017.

Padahal, ISG 2017 ini adalah salah satu ajang yang harusny masuk ke dalam kalender Timnas Indonesia dua bulan ke depan. Rencananya, mereka ini akan bertolak ke Baku usai pemusatan latihan (TC) di Spanyol pada tanggal 15 April-6 Mei 2017 mendatang.

Direktur Olahraga Azerbaijan ISG Operation Committee (AISGOC) 2017, yakni Mark Honeybunn memastikan bahwa tidak ada nama Indonesia masuk di cabang sepak bola. Jumlah negara yang sudah dipastikan menjadi peserta ternyata cuman ada delapan saja.

“Kami sudah menerima banyak ketertarikan yang sangat signifikan dalam kompetisi sepak bola ISG 2017 dan juga sangat berharap kegembiraan dapat meningkat setelah pengumuman tim-tim mana saja yang berpartisipasi,” kata Honeybunn.

Ternyata bukti kepesertaan Timnas Indonesia di ISG 2017 ini sudah muncul sejak di awal bulan Maret ini. Namun, media-media di Indonesia malah baru menyadarinya dan mulai ramai untuk membicarakannya Selasa (28/3/2017).

Bahkan, pihak-pihak besar seperti PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) pun tak tahu tentang masalah tersebut.

“Silahkan dikonfirmasi langsung ke KOI. Selama ini kami sudah diundang rapat dengan pihak KOI,” kata Deputi Sekjen PSSI, Fani Irawan saat mereka dihubungi oleh sebuah pihak media.

“Iya mas, kami sedang berkoordinasi dengan KOI karena yang memang mengurus tentang ISG semua cabang adalah KOI. Dan KOI juga yang mengundang kita mas,” ujar manajer Timnas Indonesia, Endri Erawan dalam wawancara tersebut.

Ketika dihubungi, KOI ternyata masih belum mendengar kabar tersebut. “Nanti kami akan mengeceknya. Mas bisa menghubungi saya lagi besok siang ya. Saya mau cek terlebih dahulu, tapi sayangnya ini kan hari libur,” konfirmasi Wakil Ketua KOI, Muddai Madang.

Di sisi lain, delapan tim yang sudah dipastikan akan ikut ISG adalah Azerbaijan, Turki, Oman, Palestina, Arab Saudi, Kamerun, Maroko, dan Aljazair. Maroko menjadi juara bertahan. Mereka berhasil merebut medali emas sepak bola ISG 2013 setelah berhasil mengalahkan Timnas Indonesia 2-1.