Beritaboladunia.net – Putusan yang sudah dibuat oleh kongres PSSI yang menetapkan kuota pemain asing untuk setiap klub peserta pada gelaran Indonesia Super League (ISL) 2017 yang hanya mengizinkan mengontrak tiga pemain asing, dengan komposisi 2 + 1 (2 pemain asing bebas dan 1 pemain Asia) memang saat ini sudah memakan korban. Semen Padang terpaksa melepas salah seorang penggawa asingnya, yaitu Muamer Svraka saat ini.
Diputusnya kontrak pemain asal Bosnia Herzegovina itu disampaikan langsung CEO PT Kabau Sirah Semen Padang, Daconi, yang menyebut dampak dari aturan baru tentang pengunaan pemain asing yang ditetapkan PSSI membuat manajemen Kabau Sirah (julukan Semen Padang) harus rela melepas pemain yang pernah memperkuat Timnas negaranya bersama penyerang AS Roma, Edin Dzeko, tersebut.
Karena aturan 2 + 1 yang ditetapkan PSSI pada kongres, kami terpaksa harus melepas Muamer,” ujar Daconi.
Sebagai penggantinya, Daconi sendiri juga sudah menyebut Semen Padang akan berusaha mencari salah seorang pemain Asia untuk melengkapi kuota 2 + 1 di tim Semen Padang.
Sebagai pengganti Muamer kami akan berusaha mencari pemain Asia untuk mengisi satu slot yang tersisa saat ini,” lanjutnya.
Seperti diketahui, sebelumnya tim berjuluk Kabau Sirah ini memang sudah memperpanjang kontrak 16 penggawa lawas yang bermain di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, termasuk tiga legium asingnya, yaitu Cassio Fransisco de Jessus, Marcel Silva Sacramento, dan juga Muamer Svraka untuk kompetisi musim depan.
Dengan diberlakukannya format 2 + 1 untuk pemain asing di setiap klub peserta ISL musim depan. Semen Padang sepertinya lebih memilih mempertahankan duo Brazil dan melepas Muamer Svraka yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu.
Pilihan tersebut dirasa cukup logis untuk tim yang didanai pabrik semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu, mengingat peran Cassio dan Marcel sepanjang TSC A 2016 cukup signifinkan dalam permainan semen padang.
Khusus Marcel, pada musim debutnya di kancah persepakbolaan Tanah Air, pemain nomor punggung 8 itu mampu tampil luar biasa dan tercatat sebagai top skor tim dengan catatan 21 gol sepanjang musim. Catatan tidak kalah mengkilat juga dibukukan Cassio yang sepanjang TSC A 2016 selalu menjadi pilihan utama pelatih Nilmaizar untuk menjaga benteng pertahanan Semen
Portal berita sepak bola terupdate






