Bandung – Kompetisi Liga 1 musim depan kembali akan dimundur, semula dijadwalkan pada awal bulan Februari hingga kini sudah keempat kalinya direvisi, dengan agenda terbaru yang akan digelar pada 18 dan 25 Maret mendatang.
Kekecewaan mendalam pun dirasakan oleh Mario Gomez, pelatih Persib. Seringnya dimundur juga dipastikan belum ada kejelasan terkait jadwal baru yang sudah ditentukan. Gomez mewanti-wanti akan terjadi kemunduran jadwal versi kelima dari pihak penyelenggara.
“Saya tahu, mungkin kami akan memulai kompetisi tanggal 24 (Maret) mendatang. Tapi bagi kami yang terpenting kapan kompetisi ini akan dimulai dengan pasti, karena setiap saat berubah. Kami tidak tahu kapan ini akan bergulir,” ucap Gomez.
Baca Juga : Pengalaman Pertama Melihat Debus, Pelatih Persib Ketakutan
Selain itu, kegiatan pra-musim Persib pun menjadi terkendala. Kini Gomez pun harus mengatur kembali dari awal agenda pra-musim tim untuk menjaga kualitas para pemain.
“Kami berlatih setiap hari untuk persiapan Liga yang akan dimulai tanggal 10, sekarang diundur jadi tanggal 24. Ini tidak baik bagi persiapan tim. Kami terus berlatih setiap hari tanpa kepastian kapan liga akan dimulai. Kapan kompetisi akan bergulir? Dulu tanggal 10, sekarang 24,” kata Gomez.
Dalam segala aspek juga menjadi polemik tersendiri bagi persepakbolaan Indonesia, karena yang akan berdampak buruk tidak hanya merujuk kepada Persib. Seluruh tim dan jajarannya terkena imbas agenda Liga 1 2018 belum jelas.
“Yang rugi bukan hanya Persib, tapi semua tim. Situasi ini tidak menguntungkan bagi semuanya. Tidak bagi pemain, untuk suporter, untuk staf,” tegasnya.
(Jessica Sutanto - Beritaboladunia.net)






