Balikpapan – Marckho Sandy diduga telah dikeroyok oleh oknum panpel PGK ketika sedang memasuki lorong menuju ruang ganti. Bahkan kejadian ini menyebabkan luka lebam di kepala. Kejadian buruk dialami oleh salah satu pemainnya, Sriwijaya FC rupanya tak tinggal diam. Mereka memberikan ancaman kepada oknum yang melakukannya.
(Baca juga : Dengan Perban di Kepala, Bek Sriwijaya Disebut Menjadi Korban Pemukulan)
“Salah satu pemain laskar wong kito, Marco Meraudje dipukul oleh 2 oknum panpel dan menyebabkan luka lebam di bagian pelipis kepala bagian kiri,” tulis Instagram resmi SFC @sriwijayafc.id.
Mereka memberikan ancaman akan membawa kasus ini ke jalur hukum.
“Manajemen SFC menuntut oknum panpel tersebut dihadirkan dan memohon maaf. Dan Manajer SFC Ucok Hidayat berencana akan membawah kejadian tersebut ke ranah hukum,” tutup pernyataan resmi SFC.
Aksi pemukulan terhadap pemain Sriwijaya FC, Marckho Sandy Merauje ini terjadi pada turnamen Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 ketika mereka melawan Borneo FC.
Marckho sebelum keluar lapangan ia sempat berseteru dengan Abdul Rahman yang membuat keduanya mendapatkan kartu merah. (Roni – beritaboladunia.net)






