Arema Mulai Kesal Macetnya Subsidi dari PT LIB

Jakarta – Sampai saat ini Arema FC masih belum mendapatkan kejelasan mengenai subsidi Liga 1. Karena tak sabar menunggu, menurut kabar tim berjulukan Singo Edan memiliki rencana segera melayangkan surat teguran kepada operator kompetisi, yaitu PT Liga Indonesia Baru.

(Baca juga : Laga Pembuka Piala Gubernur Kaltim Bakal Digelar di Stadion Utama Palaran)

Usaha ini dilakukan sebagai bentuk teguran keras, karena surat sebelumnya tak digubris oleh PT LIB. Hal itu menyangkut pelunasan termin terkait dengan subsidi Liga 1, beserta sisanya yang meleset dari perjanjian.

“Surat pertama dulu berujung bagus, dengan pelunasan satu termin untuk Bulan Oktober sebesar Rp625 juta,” papar Media Officer tim, Sudarmaji.

“Surat ketiga akan kita kirim pekan ini, setelah surat kedua kami tidak mendapat tanggapan Minggu lalu. Mungkin mereka lupa, bahwa sudah berjanji melunasi semua sisa subsidi di akhir Januari kemarin,” sambungnya.

Sampai saat ini bukan hanya Arema, sisa subsidi senilai lebih dari Rp 2 miliar tersebut juga belum diterima oleh klub lain. Belum lagi tentang masalah pembagian rating televisi yang jumlahnya masih belum ditentukan.

“Perinciannya adalah subsidi untuk Bulan November sebesar Rp 625 juta serta Rp 1,5 miliar. Sedangkan untuk share rating televisi, jumlahnya belum ditentukan karena setiap klub menerima nilai yang tidak sama,” bebernya.

Penagihan unuk piutang ini dianggap Arema sebagai hal yang penting. Hal ini karena kompetisi musim 2018 semakin dekat, sampai diharapkan permasalahan untuk subsidi bagi klub Liga 1 musim lalu segera selesai.

“Upaya ini juga untuk meringankan beban PT LIB juga. Karena jika dibiarkan sampai kompetisi bergulir, nanti bisa rancu urusannya karena persoalan akan semakin menumpuk,” urainya. (Michael - beritaboladunia.net)