Surabaya - Persebaya Surabaya gagal mendapatkan tiga angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh PS TNI, Kamis (18/1) sore di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Meski begitu, pelatih Angel Alfredo Vera tetap puas dengan performa anak asuhnya.
Pada menit ke-16, Persebaya harus bermain dengan 10 pemain setelah kiper Miswar Saputra diganjar kartu merah. Dengan kurangnya jumlah pemain tak membuat Persebaya bermain bertahan, jutru mereka tetap percaya diri menggempur pertahanan PS TNI.
PS TNI unggul terlebih dahulu setelah kapten tim Manahati Lestusen sukses menggetarkan gawang Dimas Galih pada menit ke-68. Feri Pahabol keluar sebagai pahlawan lewat golnya pada menit ke-77. Tendangan keras kaki kirinya sempat membentur mistar sebelum memantul masuk ke gawang PS TNI.
“Ketika kiper kami terkena kartu merah, kami bekerja lebih keras untuk bisa memenangkan pertandingan ini. Menurut saya kami bekerja bagus meski masih banyak yang harus diperbaiki,” ulas Alfredo Vera seusai pertandingan.
Absennya pilar utama seperti Irfan Jaya dan Osvaldo Haay terbukti tak mengurangi performa Persebaya di pertandingan ini. Menurut Alfredo Vera, hal itu dikarenakan Persebaya sudah memiliki sistem permainan paten. Siapapun yang bermain hanya tinggal menyesuaikan dengan sistem tersebut.
“Kami punya sistem dan semua pemain mengikuti sistem. Semua pemain selalu siap bermain. Pemain selalu termotivasi untuk kerja keras dan memberikan secara maksimal,” tutup Alfredo Vera. (John Silaban - beritaboladunia.net)






