Timnas Islandia Akui Kesulitan Beradaptasi Dengan Cuaca di Indonesia

Yogyakarta - Timnas Islandia sudah sampai di Indonesia, tepatnya Yogyakarta pada Minggu (7/1/2018) malam. Empat hari di Tanah Air, mereka ternyata masih mengalami kesulitan beradaptasi.

“Sulit berlatih di cuaca seperti ini dengan kelembaban seperti ini,” ujar pelatih fisik timnas Islandia, Sebastian Boxleitner.

”Tetapi untungnya, cuacanya sudah mendingin, jadi latihan hari ini berlangsung cukup baik,” tuturnya.

Itulah kalimat pertama yang muncul dari pelatih fisik timnas Islandia yang saat baru saja menyelesaikan latihan di Sultan Agung, Bantul, Selasa (9/1/2018).

Latihan tersebut dilaksanakan pada waktu yang tidak umum di Indonesia yakni 11.45 hingga 13.15 WIB.

Terlihat setelah melakukan latihan, kulit putih para pemain belahan Eropa Utara itu memerah karena kepanasan.

Terkait kondisi tersebut, pria yang fokus pada fisik pemain timnas Islandia itu mengaku pihaknya masih membutuhkan waktu untuk adaptasi.

“Kami butuh membiasakan diri dengan tempat ini dan juga budayanya,” kata Sebastian.

Timnas Islandia juga telah menggelar uji lapangan di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Rabu (10/1/2018) siang.

Mereka latihan pada pukul 11.20 WIB dan uji lapangan pun berlangsung tertutup.

Seusai menyelesaikan latihan, warna kulit pemain lebih memerah dari sebelumnya.

Pasalnya, jika cuaca di Bantul sedikit mendung, keadaan di Sleman saat mereka latihan sedang panas terik.

Anak asuh Heimir Hallgrimsson ini dipersiapkan untuk menjadi lawan Indonesia Selection yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Laga berlangsung pada Kamis (11/1/2018) dengan sepak mula pukul 18.45 WIB. (John Silaban - beritaboladunia.net)