Beritaboladunia.net - PT Liga Indonesia Baru masih mempunyai hutanhg kepada Sriwijaya FC. Operator kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 tersebut menunggak dana subsidi yang besarannya mencapai milyaran rupiah.
Sebelum kompetisi dimulai, PT LIB memberi janji kepada para peserta dengan subsidi sebesar Rp7,5 miliar. Namun nyatanya, yang diterima tim berjuluk Laskar Wong Kito itu sejauh ini tidak mencapai angka tersebut.
Baca juga : CEO PSIS Keliling 4 Negara Demi Berburu Pemain Asing
Ternyata, PT LIB belum melunasi subsidi yang harus mereka bayar. Jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung, mencapai 1-2 miliar.
“Range 1-2 miliar. Belum rating televisi. Kita sampai sekarang tidak diberi tahu. Tapi kita tunggu, di minggu ini,” ujar Sekretaris SFC, Ahmad Haris, Minggu (10/12/17).
“Komunikasi dengan PT LIB belum ada, boro-boro. Hanya beberapa minggu lalu bertemu sama Exco PSSI,” katanya menambahkan.
Maka dari itu, SFC masih menimbang-nimbang untuk berpartisipasi pada turnamen pra musim, Piala Presiden 2018. Rencananya, agenda itu akan bergulir pada Januari 2018.
“Piala Presiden kita mau lihat, kalau digelar di minggu pertama Januari 2018, tim yang mana sudah latihan, ada berapa banyak klub mana yang sudah latihan? Makanya dipikir membut program,” tutup Haris.






