Beritaboladunia.net – Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi ikut buka suara terkait telatnya pencairan dana subsidi kepada tim peserta Liga 1 musim lalu. Edy memastikan semua pasti akan dibayarkan namun masih menungga dana tersebut lebih dulu cair dari pihak sponsor, jika dituntut bayar saat ini masih belum bisa terwujud karena PSSI sendiri mengakui dananya belum ada.
“Harus dibayar karena utang kan dibawa mati. Percayalah klub akan dibayar secepatnya begitu ada duit. Persoalannya, duit itu belum ada,” ujar Edy.
“Nanti sponsornya marah malah lebih sulit lagi, yang jelas begitu ada duit kita bayar segera. Doakan ya,” tambahnya.
Liga 1 resmi usai pertengahan bulan November lalu, namun dana sejumlah Rp 7,5 milliar terkait dana subsidi tim peserta Liga 1 belum diberikan. Dana hak siar sebesar Rp 1,5 miliar juga menjadi hutang PT LIB kepada tim peserta Liga 1. Ironisnya, Liga 1 sudah selesai hampir dua bulan dan sudah akan menjalani musim baru di bulan Februari.
Baca Juga : Pemain PSM Asal Belanda Mengaku Ingin Perkuat Timnas Garuda
Direktur Utama PT LIB, Berlinton Siahaan juga menuturkan pernyataan serupa. PT LIB akan berusaha memenuhi tugas mereka terkait dana-dana tersebut dan memastikan akan dibayarkan.
“Iya, semuanya pasti akan kami bayarkan. Sebab, itu semua menjadi tugas kami,” tutur Berlinton.
Tidak hanya Liga 1, kampiun Liga 2 musim lalu seperti Persebaya juga sempat mengeluhkan belum mendapatkan dana hak mereka menjadi juara dari PT LIB. Persebaya juga masih menunggu ganti rugi alokasi tempat laga babak delapan besar dari pihak berwenang tersebut.






