Beritaboladunia.net - Dalam laga PSIS Semarang kontra PSPS Riau di babak 8 besar Liga 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, harus diwarnai dengan tindakan tak terpuji yang dilakukan oleh ofisial tim saat melakukan aksi mengejar wasit Saepudin yang memimpin jalannya pertandingan.
Pasalnya ofisial PSPS merasa tidak terima dengan keputusan wasit yang menganggap bahwa pemain PSPS yang dijatuhkan oleh pemain PSIS di area penalti ini bukanlah suatu pelanggaran.
Saat pemain PSPS melakukan aksi protes keras, wasit Sepudin memilih mengakhiri laga dan langsung berlari ke ruang ganti karena merasa tertekan dengan situasi tersebut.
Bahkan sang wasit sempat terkena pukulan dari seorang ofisial PSPS yang mengenakan jaket merah. Dalam pertandingan yang belum habis waktunya tersebut, PSPS Riau akhirnya gagal lolos ke babak semifinal karena pertandingan berakhir dengan imbang yaitu 1-1.
Berikut video dan penuturan dari Asisten Manajer PSPS, Alsitra, Rabu(22/11),
“Saya sebagai manajer, bertanggung jawab atas kekalahan ini. Tapi perlu diingat, waktu belum habis kenapa wasitu lari keluar dan meniupkan peluit panjang. Di kotak ada pelanggaran dia lari keluar. Coba dipikir ada apa?”.
Alsitra juga menegaskan, “Ini bertandingan belum habis, kami tidak akui kami kalah kau ini tidak digubris PSSI. Posisi kami di Riau dekat dengan Malaysia dan Singapura, kami akan pindah ke Liga Singapura, enggak mau main di Indonesia.”
Baca Juga Informasi Mengenai Zidane Puas Madrid Cetak 6 Gol dan Clean Sheet






