Ketum PSSI Tak Menyangka Dinamika Sepakbola Indonesia Sangat Rumit

Beritaboladunia.net – Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi tidak menyangka selama kepemimpinannya dalam instansi kepengurusan tertinggi sepakbola Indonesia terjadi berbagai masalah pelik yang harus dihadapinya.

Semula Edy mengaku hanya mengira PSSI hanya sekedar mengurus sepakbola dalam dunia olahraga namun dibalik semua itu masih ada kesulitan lain yang harus diselesaikannya demi kelangsungan kompetisi Tanah Air dan prestasi Timnas Indonesia.

Baca Juga : Umuh Jamin Posisi Kim di Skuad Persib

Bhayangkara FC dipastikan menjadi juara Liga 1 setelah mendapatkan bonus tiga poin imbas sanksi dari Mitra Kukar terkait penurunan pemain ilegal, sementara kompetisi babak delapan besar Liga 2 kunjung tidak jelas.

Begitupun di tengah kompetisi terkait pemain regulasi U-23 yang ternyata ditanggapi berbeda oleh publik dan manajemen sejumlah tim, belum lagi kekecewaan publik terhadap penggunaan wasit asing di Liga 1.

“Karena saya baru masuk ke PSSI ini, saya tidak tahu sampai sepelik ini. Saya berpikir murni ini adalah olahraga, ini adalah pembinaan olahraga, seharusnya lebih (menjunjung nilai) sportivitas dari kegiatan-kegiatan yang lain,” kata Edy dikutip dari detikSport.

“Orang memaksakan kehendak dengan berbagai cara untuk menjadi nomor satu. Itu yang salah. Pertandingan itu memang harus nomor satu tetapi sportivitas adalah yang utamanya. Poinnya ke depan PSSI akan lebih tegas lagi. Kami benahi regulasi-regulasi yang dimanfaatkan dan menjadi bias. Ini yang akan kami pastikan dan kami kembalikan ke porsinya,” tutur dia.