Berita Bola - SSB Bintang Timur, Cahaya Terang dari Atambua

141

Prestasi yang sangat membanggakan diraih oleh salah satu SSB Bintang Timur Atambua. Meskipun mereka saat ini berada di wilayah perbatasan yakni di Desa Kabuna, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, tetapi dalam setahun terakhir mereka sendiri memang sudah sukses mengalami perkembangan yang sangat pesat.

SSB Bintang Timur sendiri memang sudah didirikan oleh Fary Djemi Francis pada bulan November tahun 2015 silam. Dalam waktu setahun belakangan, mereka sendiri memang sudah menerima ratusan anak didik, tepatnya 500 anak yang terbagi dalam berbagai kelompok umur mulai dari 7-8 tahun, 12 tahun sampai usia remaja umur 18 tahun.

Meskipun memang saat ini usianya baru seumur jagung, namun SSB ini sendiri memang sekarang mulai naik level. Karena saat ini Mereka akan mengubah dirinya menjadi sebuah akademi sepakbola yang besar dan juga patut diperhitungkan.

Dimana mereka juga Tidak sekedar berlatih, karena anak-anak yang tergabung dalam SSB Bintang Timur juga diikutkan ke sejumlah turnamen yang sangat penting. Dimana Di antaranya, turnamen Piala Menpora U-14 di Kupang dan Piala Menpora U-16. Bahkan mereka dalam keikutsertaannya yang terakhir mereka sendiri juga sudah sukses menjadi juara di turnamen Bali United Kristal Pos Kupang Cup 2016.

Fary sendiri juga sudah menyatakan bahwa dirinya tak cuma menyertakan timnya berkompetisi. Dia juga akan menggelar turnamen sendiri. Rencananya pihaknya akan menggelar Liga Perbatasan yang akan diikuti oleh tim-tim dari negara-negara yang berbatasan dengan Indonesia. Dan dimana memang Event tersebut baru bakal digelar pada tahun 2017.

Fary sendiri juga sudah membeberkan alasan mengapa dirinya saat ini sudah membangun SSB Bintang Timur itu. Fary ingin mengasah talenta-talenta muda yang ada di areanya itu sejak masih di usia yang dini, dengan harapan, suatu saat nanti NTT akan bisa melahirkan bibit-bibit pesepakbola yang sangat handal bagi Indonesia.

Selama satu tahun ini kami memang penuh dengan perjuangan membangun SSB Bintang Timur Atambua. Dan memang ini Bukan sebuah prestasi yang menjadi hal paling utama, tapi bagaimana membangun sepakbola dengan nilai-nilai kebangsaan, kejujuran, disiplin, nasionalisme, pantang menyerah dan semangat yang sangat tinggi,” ujar Fary.