Beritaboladunia.net - Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane menyebut Karim Benzema adalah salah satu pemain yang andalannya. Entrenador muda asal Prancis itu tidak akan segan membela anak-anak asuhnya jika sering menerima kritik dan saat itu membuatnya terlibat intrik dengan Gary Lineker.
Legenda Inggris yang merupakan mantan striker tersebut memancing emosi Zidane ketika menuliskan kabar yang belum pasti soal Benzema di media sosial Twitter. Pria yang kini bekerja sebagai pembawa acara olahraga tersebut menyatakan jika Benzema baginya hanya pemain yang kualitasnya biasa-biasa saja.
Mantan pemain Barcelona itu mengkritik Benzema setelah tidak sering membuat gol untuk Madrid. Namun sepertinya Lineker salah besar karena Zidane punya pendapat lain.
Meski mengakui jika Benzema tidak terlalu buas di depan gawang, namun Zizou menilai jika bomber andalannya itu punya karakter lain yang cocok untuk memainkan sepak bola tim. Tidak heran apabila komentar Lineker membuat Zidane tidak nyaman.
Baca juga : Pujian Marcelo Tentang Kualitas Benzema
“Yang akan tersinggung dengan kata-katanya bukan cuma Karim, tapi juga aku. Ini memalukan untuk ukuran orang yang paham soal sepakbola. Karim adalah pemain nomor sembilan terbaik untuk Madrid,” tegas Zindane.
“Ia memang tidak akan bikin 60 gol namun ia bisa bikin setidaknya 20 sambil mengkreasikan 40 lainnya untuk rekan-rekannya. Jika ada orang yang berbicara miring soal pemainku aku tidak suka dan Karim adalah yang terbaik,”
“Bagiku seorang pemain depan bukan cuma untuk mencetak gol dan Karim punya segalanya. Ia sudah bertahan di Madrid selama satu dekade dan itu bukan keberutungan. Ia selalu bisa bangkit dan menunjukkan apa yang ia mampu,” tambah eks pelatih tim akademi El Real itu.
Benzema sendiri saat ini memang sering akrab dengan komentar pedas dan juga cemoohan. Pasalnya ia kerap terbenam dalam ketenaran Cristiano Ronaldo dan tidak bisa benar-benar mengungguli Gareth Bale yang notabene doyan keluar masuk ruang perawatan.
Begitu juga dengan musim ini situasinya Benzema tetap sama. Eks bomber Olympique Lyonnais tersebut asmih berjuang untuk memperbaiki performa dan juga kebugarannya. Di 2017/2018 ia sudah tampil lima kali di semua ajang namun hanya mampu menyarangkan satu gol dan satu assist. Alhasil laju Madrid sedikit terhambat di La Liga maupun Liga Champions, kompetisi dimana mereka tahun ini berstatus sebagai juara bertahan.






