Beritaboladunia.net - Agen yang mewakili Toni Kross menilai Real Madrid telah memperoleh proses transfer dengan keuntungan paling besar saat merekrut sang gelandang timnas Jerman dari Bayern Munich pada tahun 2014 lalu.
Toni Kross saat ini menampilkan peranan yang sangat penting untuk Real Madrid dengan mencatatkan lebih dari 150 penampilan sejak direkrut dengan mahar yang hanya seharga 25 juta euro (396 miliar rupiah).
Di musim lalu saja, hanya Luis Suarez yang mencatatkan assist lebih banyak (13) dari Kroos (12) dan ia hanya terpaut tiga penciptaan peluang dari sang striker asal Uruguay itu.
Dana yang harus dibayar oleh Real Madrid untuk pemain berusia 27 tahun ini terlihat sangat murah dibanding dengan mahar transfer selama tiga tahun terakhir usai Neymar dibeli oleh Paris Saint-Germain sebesar 222 juta euro (3,4 triliun rupiah) dan Ousmane Dembele yang harganya bisa mencapai 147 juta euro (2,3 triliun rupiah).
“Jika Anda menengok pada mahar transfer di masa kini dan mengingat lagi bahwa Toni hanya direkrut seharga 25 juta euro, maka Anda bisa berkata bahwa dia adalah pemain dengan transfer paling menguntungkan sepanjang masa untuk Real,” ujar Volker Struth, agen yang mewakili Kroos, dalam wawancaranya untuk Bild.
“Manajemen Real Madrid masih sangat merasa gembira dapat merekrut sang pemain sekelas dirinya, seperti yang mereka katakan setelah final Liga Champions di Cardiff. Sebagai perbandingan saja, James Rodriguez diboyong Madrid dari Monaco dengan hagar 80 juta euro (1,2 triliun rupiah) pada tahun yang sama.”
Struth juga mengaitkan masalah transfer Dembele ke Barcelona, dengan mengkritik sang pemain berusia 20 tahun ini memaksa kepindahan dari Borussia Dortmund dengan tidak hadir dalam sesi latihan.
“Karena orang-orang seperti Dembele, saya memiliki reputasi yang buruk. Itu menjengkelkan saya ketika publik berkata bahwa agen yang mengatakan kepadanya untuk tidak lagi datang ke sesi latihan lagi,” sambung Struth.
“Agen, jadi ya begitu pula dengan saya! Saya muak dengan itu. Sikap seperti itu darri seorang pemain harus dihapuskan. Jika salah seorang pemain saya melakukan itu maka saya langsung memisahkan kerja sama dengannya.”






