Madrid - Ulysses dan Tatiana selaku orang tua angkat Vinicius Junior menceritakan sedikit mengenai proses transfer anaknya ke Real Madrid. Sebagai pihak yang diberi mandat oleh Vinicius, Ulysses dan tatiana memang memilih untuk berhati-hati dalam membuat keputusan.
Vinicius memang telah memancing minat banyak klub elit Eropa meski sang pemain masih berusia 16 tahun. Sesuai aturan FIFA, maka Vinicius baru diperbolehkan hengkang ke luar negeri saat ia menginjak usia 18 tahun.
Meski demikian, ambisi tim kaya Eropa untuk segera meminang Vinicius tak bisa dihalangi. Real Madrid akhirnya sukses mengamankan tanda tangan pemain muda milik Flamengo itu. Madrid harus merogoh kocek hingga 50 juta euro untuk transfer ini.
Ulysses dan Tatiana harus melihat langsung situasi klub yang menginginkan Vinicius. Mereka pun tak bisa menyimpan kekagumannya terhadap fasilitas yang dimiliki klub-klub elit Eropa, terutama Madrid.
“Saya terbang ke Madrid sebelum kami membuat keputusan. Saya juga sempat mendatangi Barcelona. Kunjungan saya sebenarnya sangat singkat. Struktur yang dimiliki Madrid sungguh luar biasa, Flamengo setidaknya sudah tertinggal 50 tahun. fasilitas, akomodasi, pusat latihan, stadion… Levelnya sudah berbeda, tak bisa disandingkan,” terang Ulysses kepada Marca (30/06/2017).
Saat berada di markas Madrid, Ulysses dan Tatiana sempat berkomunikasi dengan Zidane dan Casemiro. Dan sebagai sesama pemain dari Brasil, Casemiro mengatakan dirinya siap menerima dan membantu Vinicius.
“Setelah melihat pertandingan Madrid, kami berbicara dengan Casemiro dan menyapa Zidane. Kami bicara panjang lebar dengan Casemiro. Dia bilang: ‘Bawa sini bocah itu, kami semua akan membantunya di sini,” imbuhnya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






