Madrid - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane berusaha untuk meredakan ketegangan yang terjadi di ruang ganti Real Madrid, usai timnya dikalahkan oleh Barcelona di El Clasico pekan lalu.
Hasil buruk itu memaksa Ronaldo dkk tergeser ke posisi dua klasemen, meski masih mengantongi satu laga tunda melawan Celta Vigo.
Dan jelang berhadapan dengan Deportivo La Coruna, Zidane meminta anak asuhnya untuk tak lagi terpengaruh dengan hasil buruk di Clasico dan mengarahkan fokus demi merebut kembali tiga poin dan menjaga semua peluang juara hingga akhir musim.
“Kekalahan biasa terjadi. Memang sebaiknya anda tak kalah di Clasico, namun itu yang terjadi. Besok, kami akan dinanti satu laga lagi dan kami akan mengincar tiga angka,” tutur Zidane di AS.
“Semua orang bisa mengatakan apa yang mereka mau. Barca akan memenangkan liga dan Madrid tak berharga, meski anda tahu sebenarnya tidak seperti itu. Kami tidak akan mengubah apapun. Kami tahu setiap laga amat penting.”
Zidane juga dikabarkan mendapatkan tekanan dari pihak manajemen Madrid untuk membawa pulang trofi La Liga di akhir musim, jika tak ingin didepak dari posisinya sebagai pelatih kepala.
“Saya tak merasa berkewajiban melakukan apapun, kami akan mencobanya. Tugas saya adalah memberikan semuanya secara maksimal setiap hari, namun di sepakbola anda tak pernah tahu. Anda tak bisa berspekulasi. Sekarang, takdir kami ada di tangan kami sendiri,” lanjutnya.
“Saya kira kami tidak kelelahan. Saya melihat fisik kami amat bagus ketika melawan Barcelona dan Bayern.” pungkasnya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






