Madrid - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane secara jujur mengatakan jika penerapan strategi dengan formasi 3-5-2 dalam pertandingan melawan Osasuna dini hari WIB tadi adalah sebuah kesalahan.
Dalam laga tersebut, Zidane mengambil langkah berani dengan menurunkan formasi 3-5-2, dan hanya memasang 3 bek yaitu Sergio Ramos, Raphael Varane dan Nacho Fernandez didalam satu garis sejak menit awal.
Namun spekulasi strategi Zidane ternyata gagal total. Meski sempat memimpin terlebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo. Namun sang lawan kemudian sukses menyamakan skor menjadi 1-1 di babak pertama.
Melihat timnya kesulitan mengembangkan permainan, memasuki menit 57, Zidane menarik keluar bek sayap Danilo dan memasukkan James Rodriguez. Kehadiran Rodriquez membuat klub bertabur bintang itu kembali memasang empat bek dengan Sergio Ramos digeser ke kanan.
Baca Juga : Madrid Lebih Pilih La Liga Ketimbang Liga Champions
“Bisa jadi itu adalah masalahnya dan kami menjadi macet di lini tengah. Mereka bermain dengan cara berbeda tapi pada akhirnya ii berbuah bagus untuk kami,” ujar Zidane ketika ditanya apakah formasi 3-5-2 adalah sebuah kesalahan seperti dikutip AS (12/02/2017).
“Tim bermain lebih baik di babak kedua. Kami lebih seimbang dengan empat bek menutup mereka di area tengah. Itu membuat kesulitan lebih untuk lawan,” lanjutnya.
Perubahan baru akhirnya membuahkan hasil setelah pemain Madrid, Isco, mencetak gol di menit 62 sebelum akhirnya menutup kemenangan lewat aksi Lucas Vazque dipenghujung babak kedua. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






