Munchen - Pemain senior Bayern Munchen, Philipp Lahm akhirnya sukses mengakhiri kariernya dengan sebuah trofi pamungkas, yakni Bundesliga Jerman, yang diperloleh setelah timnya mencatatkan kemenangan telak 6-0 atas Wolfsburg, Sabtu (30/04/2017).
Raihan 3 poin itu membuat Bayern mantab berada di puncak klasemen Bundesliga dan tak terkejar lagi oleh RB Leipzig meski musim ini masih menyisakan tiga laga lagi. Catatan ini adalah gelar ke-21 yang diraih oleh pemain berusia 33 tahun tersebut di sepanjang kariernya dan menjadi gelar terakhirnya sebelum gantung sepatu pada akhir musim ini.
Walau demikian, Lahm mengatakan bahwa dirinya masih menyimpan sedikit penyesalan, karena catatan golnya yang minim. Saat aktif bermain di level klub dan timnas, pemain asal Jerman itu telah melakoni lebih dari 750 penampilan dengan total 27 gol. Karena itulah ia masih kurang puas dengan koleksi golnya.
“Delapan trofi Bundesliga, 21 gelar. Oke, itu adalah hal yang bagus. Tapi, berapa jumlah gol saya? Seharusnya bisa lebih baik lagi,” kata Lahm seusai memimpin Bayern menggilas Wolfsburg.
“Memenangi Bundesliga bukanlah sesuatu yang mudah. Saya harus menikmati pekan-pekan terakhir saya di klub. Di laga terakhir [melawan Freiburg], akan ada penghormatan untuk saya. Banyak orang akan datang ke stadion, termasuk keluarga dan teman saya.”
“Ada banyak hal yang berkesan dalam karier saya. Titel Bundesliga pertama saya, misalnya, adalah gelar yang tidak akan pernah saya lupakan. Tetapi yang paling spesial selama ini adalah bisa bekerjasama dengan rekan setim, pelatih, dan mentor,” jelasnya.
Pemain dengan nomor punggung 21 itu juga menegaskan bahwa ia tidak menyesal dengan memilih mengakhiri karir di usia 33 tahun. “Saya bisa merasakannya, saat latihan dan saat bertanding. Ini adalah keputusan yang tepat,” imbuhnya. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






