Beritaboladunia.net - Inter Milan adalah klub Serie A, kasta pertama Liga Italia, yang paling sering memberi kekalahan dan membobol gawang Sampdoria.
Namun, bukan berarti tim beralias Il Biscione akan mudah melahap Il Blucerchiati pada pekan ke-10 Serie A.
Inter sudah 63 kali meraih kemenangan atas Sampdoria di Serie A dan 214 kali menjebol skuat asal Kota Genoa itu.
Dalam 15 kesempatan terakhir menjamu Blucerchiati, Inter berhasil memenangkan sembilan kali, lima skor imbang, dan satu kekalahan.
Melihat dari hasil pertemuan tersebut, Inter mengantongi bekal apik.
Antonio Candreva dkk. menjadi tim pertama Serie A yang mampu membuat Napoli gagal menang.
Baca juga : Spalletti Minta Inter Tak Terpengaruh Komentar Pihak Lain
Pelatih Inter, Luciano Spalletti, enggan menyebut anak asuhnya beruntung saat menahan imbang Napoli tanpa gol.
“Keberuntungan adalah hasil dari profesionalisme, keringat, dan kerja keras. Semakin berkomitmen, Anda semakin beruntung,” kata Spalletti menyikapi statistik soal tim asuhannya yang sangat sering diselamatkan mistar gawang.
Inter musim ini telah melihat delapan tembakan lawan hanya mencium mistar gawang mereka, rekor tertinggi di Serie A.
Fakta-fakta tersebut bisa menempatkan Inter sebagai unggulan saat bersua Sampdoria.
Akan tetapi, sang tuan rumah pantang mengumbar optimisme berlebihan.
Patut diingat bahwa kemenangan terakhir Sampdoria atas Inter di Giuseppe Meazza baru muncul pada musim lalu. Pada waktu itu, Blucerchiati menang 2-1.
Pasukan arahan Marco Giampaolo layak dilabeli julukan sebagai pembunuh tim asal Kota Milan.
Blucerchiati berturut-turut membekap Inter 1-0 (30/10/16), AC Milan 1-0 (5/2), Inter 2-1 (3/4), dan Milan lagi 2-0 (24/9)!
“Kami datang ke Meazza untuk bermain, menerapkan gaya kami. Saya tak boleh menuntut apa pun kepada tim ini. Kami harus tetap tenang,” kata Giampaolo.
Sampdoria adalah salah satu tim paling efektif di Serie A. Rata-rata mereka cuma butuh enam tembakan guna mencetak sebiji gol.
Ketika membantai Crotone akhir pekan silam, lima gol kemenangan Blucerchiati lahir hanya dari enam upaya.
PRAKIRAAN FORMASI :
INTER (4-2-3-1): 1-Handanovic (K); 33-D’Ambrosio, 37-Skriniar, 25-Miranda, 55-Nagatomo (B); 11-Vecino, 5-Gagliardini (GB); 87-Candreva, 20-Valero, 44-Perisic (G); 9-Icardi (P).
SAMPDORIA (4-3-1-2): 1-Puggioni (K); 17-Strinic, 13-Ferrari, 26-Silvestre, 7-Sala (B); 16-Linetty, 34-Torreira, 18-Praet (G); 9-Caprari (GS); 91-Zapata, 27-Quagliarella (P).






