Beritaboladunia.net – Kiper Juventus, Wojciech Szczesny merasa beruntung hijrah ke Italia dalam karirnya menjadi kiper handal. Menurutnya, Arsenal kurang memberikan kepercayaan kepada dirinya dan gagal memberikan perkembangannya dalam segi teknis. Di Italia, Szczesny merasa berbeda dengan Arsenal yang cenderung melihat fisik para pemainnya.
Musim panas lalu, Szczesny berhasil menjadi pemain Juventus setelah sebelumnya dipinjamkan ke AS Roma selama dua musim. Tapi tidak hanya AS Roma saja yang menjadi klub peminjam jasa Szczesny, ada juga Brentford yang sempat menjadi tempatnya berkarir selama semusim.
Baca Juga : Buffon Tak Ingin Mengecewakan Fans Juventus Lagi
Dua kali masa peminjaman, Szczesny kecewa dengan sikap Arsenal yang tidak percaya dengan kualitasnya menjaga gawang. Hingga karirnya terus meningkat bersama AS Roma dan kini kembali diapresiasi di Italia bersama Juventus.
“Sejujurnya, saya tidak bisa mengatakan dari sudut pandang teknis bahwa saya berkembang dengan cara apa pun dari ketika saya menjadi pilihan utama di Arsenal hingga pergi ke Roma,” ungkap pria kelahiran Warsawa dilansir dari Daily Mail (17/10/17).
“Bagaimana pun, dalam dua setengah tahun sejak saya datang ke Italia, saya telah meningkat secara besar-besaran, berkat pelatih dan cara mereka bekerja. Ini bukan tentang pengembangan saat bertanding. Ini tentang bagaimana setiap hari dalam sesi latihan Anda harus mengerjakan semua aspek permainan Anda dan itu adalah sesuatu yang sangat saya nikmati.”
“Saya rasa secara umum, pelatih di Italia jauh lebih taktis, begitulah cara kerja liga. Di Arsenal, Anda hanya mempersiapkan secara fisik tapi di sini Anda menonton film yang menganalisis lawan yang spesifik sebelum pertandingan. Setelahnya, kami akan menyaksikannya lagi untuk melihat apa yang berhasil dan tidak,” jelas Szczesny.
“Saya senang bekerja dengan beberapa pelatih hebat di Arsenal, Roma, dan di sini, tapi sekolah kiper di Italia sangat berbeda. Sangat teknis dan lebih memperhatikan detailnya,” tutupnya.






