Milan - AC Milan menjadi tim paling royal ketiga di dunia selama bursa transfer musim panas ini. Menurut CEO mereka, Marco Fassone, Milan telah mengahabiskan uang sebanyak 230 juta euro atau setara Rp 3,65 triliun untuk membeli 11 pemain.
Namun, Milan kalah dari Manchester City dan Paris Saint-Germain. The Citizens mengeluarkan uang sebanyak 244,33 juta euro. Sementara PSG, yang hanya membeli Neymar dan meminjam Kylian Mbappe Lottin, menghabiskan 238 juta euro.
“Sebenarnya kami berharap dapat mengeluarkan uang lebih sedikit untuk urusan transfer dan gaji lebih besar untuk pemain. Tapi kami mengubah neraca. Kami menghabiskan 230 juta euro dan akan memasukkannya ke dalam neraca. Tidak akan ada lagi untuk pinjaman atau yang lainnya,” kata Fassone.
Sementara di negaranya, Italia, AC Milan berada di posisi pertama klub yang paling banyak menghabiskan uang untuk berbelanja pemain. Setelah mereka ada Juventus (149,2 juta euro atau Rp 2,3 triliun), AS Roma (102 juta euro), dan Inter Milan (86,58 juta euro).
“Kami berterima kasih pada presiden yang telah mengizinkan kami untuk membuat gebrakan penting di bursa transfer. Anda lihat beberapa pengeluaran besar. Kami menjual beberapa pemain, dan mungkin beberapa lagi dalam beberapa hari ke depan. Kami menargetkan mendapat 60 juta euro dari penjualan,” tambahnya.
Selama ini, hal yang dibuat oleh AC Milan cukup berhasil. Diavolo telah memenangkan dua pertandingan awal Serie A musim 2017/2018, dan sudah memastikan diri lolos Liga Europa.
“Akan ada banyak anekdot soal transfer yang kami lakukan memang. Tapi kami akan menerimanya untuk diri kami. Ya, semacam bumbu-bumbu kehidupan,” tandas Fassone.






