Roma - Kritikan keras yang dilontarkan fans seiring kekecewaan dengan penjualan sejumlah pemain bintang, membuat kecewa Presiden AS Roma, James Pallotta. Dia merasa, kerja keras klub tak dihargai.
Roma sendiri sudah kehilangan dua pemain kuncinya musim lalu, saat bursa transfer musim panas baru dibuka 1 Juli kemarin. Pertama adalah Mohamed Salah yang dijual 42 juta euro ke Liverpool setelah mencetak 19 gol sepanjang musim lalu.
Lalu, gelandang Leandro Paredes yang musim lalu adalah andalan di lini tengah Roma dengan torehan tiga gol dari 41 penampilan, setelah dijual ke Zenit dengan banderol 27 juta euro. Satu pemain lagi yang kemungkinan menyusul kedua pemain itu adalah Antonio Ruediger, yang tengah didekati Chelsea dan kabarnya dijual dengan banderol 33 juta euro.
Aksi petinggi Roma, khususnya Pallotta selaku presiden dan Monchi sebagai Direktur Olahraga, tak pelak membuat fans merasa jengkel. Mereka menganggap Roma sebagai supermarket, di mana klub lain dengan bebas membeli pemain mereka.
Pallotta yang gemas karena terus dikritik pun akhirnya buka suara dengan meminta fans agar bersabar mengingat klub juga tengah membangun skuat yang tangguh, meski sudah ditinggal beberapa pemain topnya.
“Apakah mereka benar-benar bilang kalau kami melemah saat ini? Lihat saja pemain yang kami datangkan,” ujar Pallotta kepada Il Tempo seperti dikutip Football Italia.
“Saya tidak paham kenapa fans tidak percaya kepada kami. Kami jelas ingin membangun skuat Roma yang lebih tangguh,” sambungnya.
Sejauh ini Roma memang sudah mendatangkan empat pemain baru yakni Rick Karsdorp, Maxime Gonalons, Hector Moreno, dan Lorenzo Pellegrini.
Portal berita sepak bola terupdate






