Beritaboladunia.net - Mantan presiden Ac Milan, Silvio Berlusconi mengaku bahwa dirinya sangat sedih harus berpisah dengan klubnya, Silvio sendiri juga sangat percaya bahwa para fans Rossoneri akan terus mengenang masa berkariernya selama berada di klub tersebut.
Mantan Perdana Menteri Italia tersebut telah datang di klub Milan sejak tahun 1986 silam. Waktu itu dirinya telah memberikan dana besar demi menyelamatkan Rossoneri dari kebangkrutan.
Milan kemudian bangkit dan klub tersebut akhirnya menjadi tim terbaik di Italia dan Eropa pada tahun 90an. Kehadiran Berlusconi, membuat Rossoneri mampu meraih banyak gelar, yakni delapan gelar Scudetto, lima gelar Liga Champions dan trofi-trofi lainnya.
Namun belakangan ini, kehebatan Milan semakin menurun setelah mengalami masalah finansial. Dan hal ini membuat pria 80 tahun tersebut terpaksa menjual klubnya tersebut kepada konsorsium asal Tiongkok, yakni Yonghong Li.
Akhir-akhir ini, Berlusconi mengaku bahwa dirinya sangat berat hati untuk berpisah dengan tim raksasa Serie A tersebut, setelah meminangnya selama 30 tahun terakhir.
“Ini menyentuh hati saya, saya sangat menderita karena apa yang harus saya lakukan,” ungkap Berlusconi kepada Telelombardia.
“Namun, kami masih memiliki 30 tahun masa-masa kejayaan di belakang kami dan saya pikir tahun-tahun ini akan selalu diingat oleh semua fans Milan. Saya menjadi presiden klub no 1, yang telah menang lebih dari yang lain dalam sejarah,” serunya.
Portal berita sepak bola terupdate






