Beritaboladunia.net - AC Milan tengah dirundung berbagai derita akibat kensekuensi belanja ugal-ugalan di musim lalu dan juga kinerja diatas lapangan yang kurang meyakinkan.
Bahkan Milan sudah melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Financial Fair Play dan kini tengah berupaya untuk menyelesaikan ketidakmampuan Milan untuk membayar hutang pada Oktober mendatang yang jumlahnya mencapai 350 juta euro.
Seluruh aset Milan terancam akan disita oleh Eliott Management jika pemimpin konsorsium asal Tiongkok, Rossoneri Sports Investments Luc yang bernama Yonghong Li gagal membayar hutang kepada Eliott Management untuk membeli Milan.
Dan hingga saat ini Milan masih mencari pinjaman yang jumlahnya lebih besar dari hutang mereka dan tentunya dengan bunga yang lebih besar juga untuk membayar hutangnya kepada Eliott Management.
Berikut ini adalah pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh UEFA, Sabtu(16/12),
“Badan Pengendali Keuangan Klub UEFA sudah mempelajari proposal kesepakatan yang diajukan AC Milan terkait aturan Financial Fair Play. Setelah mempelajari semua dokumen dan penjelasan dengan hati-hati, UEFA memutuskan untuk menolak proposal Milan.
Secara khusus, UEFA menilai sampai saat ini belum ada kejelasan tentang bagaimana Milan akan membayar utang mereka pada Oktober 2018. Jaminan keamanan finansial yang disampaikan pemilik saham mayoritas juga belum bisa dipastikan. AC Milan akan terus menjadi subyek proses monitoring kami. Situasi mereka akan kami nilai lagi pada bulan-bulan pertama 2018.”
Baca Juga Informasi Mengenai Conte Ingin Berikan Kesempatan Lebih Banyak Untuk Batshuay






