Turin - Palang pintu Juventus, Giorgio Chiellini menyebut bahwa meredam keinginan penyerang untuk menyarangkan gol ke gawang timnya memiliki kepuasan tersendiri baginya sebagai seorang bek.
Pemain berusia 33 tahun itu memang telah dikenal sebagai salah seorang bek paling tangguh di Eropa dengan gaya bermain yang keras dan tanpa kompromi. Ia tak segan untuk membuat tekel-tekel keras dan memaksa wasit mengeluarkan peringatan, bahkan menghadiahkan kartu untuknya.
Dengan apa yang telah ditunjukkannya itu seperti ‘lengket’ saat mengawal musuh, Chiellini harus mendapatkan cedera atau benturan di kepalanya.
“Menjaga seorang penyerang merupakan sebuah tantangan tersendiri. Anda perlu mengantisipasi penyerang, memahami pergerakannya dan mencoba untuk tidak membiarkan mencetak gol,” ujarnya (01/12/2017).
“Saya harus mengatakan bahwa sekarang saya memiliki hubungan baik dengan para penyerang lawan, usia telah memperbaiki sesuatu dalam hal itu. Sebagai pemuda, saya sedikit lebih suka perang!” tambahnya.
“Menjadi seorang bek adalah cara hidup di atas lapangan. Anda harus senang tak membiarkan lawan mencetak gol. Ini tentang memenangkan duel, ‘menghancurkan’ apa yang penyerang inginkan,” tandasnya. (Edy - beritabladunia.net)






