Beritaboladunia.net - Mantan pemain Manchester United, Gary Neville mengatakan bahwa mantan timnya tersebut harus mengubah gaya permainan menjadi lebih ofensif ketika bertanding di laga-laga besar. Jika tidak, mereka akan terancam gagal merebut titel Liga Primer Inggris.
Hal tersebut dikatakan Neville setelah menyaksikan taktik bertahan yang diterapkan oleh pelatih MU, Jose Mourinho saat bermain dengan imbang tanpa gol melawan Liverpool di Anfield, Sabtu (14/10). Dengan hasil tersebut kini Setan Merah tertinggal dua poin dari Manchester City, sang rival sekota yang menampilkan sepakbola atraktif di sepanjang musim ini.
Neville sendiri juga tidak meminta MU untuk bermain seperti Man City, namun ia berharap Mourinho bisa lebih berani dan lebih ambisius untuk menerapkan taktik menyerang ketika melakoni bigmatch.
Baca juga : Lupakan MU, Gelandang Liverpool Alihkan Fokus Ke Liga Champions
“Ini harus diubah. Jika ingin memenangi liga, Manchester United harus bermain lebih baik lagi saat melakoni laga besar di luar kandang. Mereka harus bisa memastikan bahwa skema serangan balik bisa bekerja lebih baik,” kata Neville.
“Sisi pertahanan mereka memang sudah sangat baik, tetapi mereka harus bisa mengambil inisiatif dan mencetak gol saa bermain tandang. Jose Mourinho mampu menjuarai kompetisi di negara ini secara reguler. Bersama Chelsea, mereka terbiasa memenangi partai-partai tandang. Dia tahu apa yang harus dilakukannya, yakni bermain lebih baik saat melakoni partai besar di luar kandang,” imbuhnya.
Neville juga melemparkan kritik kepada rekrutan anyar United, Romelu Lukaku, yang tidak memberikan kontribusi berarti di Anfield. Striker Belgia itu diharapkan Neville untuk bisa lebih bersinar di laga besar.
“Jujur, saya kecewa dengan Lukaku. Dia tidak memberikan dampak sama sekali di laga ini. Padahal, di laga-laga besar seperti inilah yang akan menahbiskannya sebagai striker top Manchester United, bukan ketika ia mencetak gol melawan tim-tim kecil,” imbuhnya.
Manchester United sendiri akan menjalani sejumlah partai sulit hingga awal November mendatang. Mourinho dan pasukannya akan dua kali menghadapi Benfica di Liga Champions serta melawan Tottenham Hotspur dan Chelsea di Liga Primer.






