Harga 222 Juta Euro Untuk Neymar Dianggap Wenger Tak Rasional

Harga 222 Juta Euro Untuk Neymar Dianggap Wenger Tak Rasional

London - Manager Arsenal, Arsene Wenger, berpendapat bahwa nilai tebusan untuk Neymar yang mencapai 222 juta euro ke PSG membuktikan bahwa sepakbola kini tak lagi rasional.

Barcelona baru saja mengumumkan bahwa klausul kontrak bintang muda asal Brazil itu sudah dibayarkan, sebelum akhirnya Neymar resmi berganti kostum PSG.

La Liga sejatinya sempat berusaha menahan transfer tersebut karena dinilai telah melanggar aturan Financial Fair Play, namun akhirnya Neymar tetap diresmikan menjadi punggawa baru tim raksasa Ligue 1 tersebut.

Wenger kemudian melontarkan pendapatnya terkait fenomena ini, dengan mengatakan bahwa hal itu adalah konsekuensi dari sistem kepemilikan klub di sepakbola modern.

“Bagi saya, ini adalah konsekuensi dari kepemilikan. Hal tersebut mengubah segalanya di sepakbola dalam 15 tahun terakhir,” tutur Wenger menurut Goal International.

“Begitu sebuah negara memiliki sebuah klub, semuanya bisa terjadi, jadi amat sulit untuk memenuhi Financial Fair Play. Itulah mengapa saya selalu meminta sepakbola untuk hidup dari sumber dayanya sendiri.”

“Kita tidak lagi dalam periode di mana ‘Jika saya berinvestasi, saya akan mendapat untung’. Kita sudah melewati itu, sekarang anda juga mempertimbangkan ketertarikan publik, kebanggaan, tak ada yang rasional lagi.”

“Kita sudah melewati batasan 100 juta musim lalu, dan setahun berselang kita melewati batas 200 juta. Sebelumnya anda berpikir transfer Trevor Francis senilai 1 juta pounds tak rasional, namun anda sudah melihat apa yang terjadi. Ini melewati semua kalkulasi dan rasionalitas.” pungkasnya. (Edy - beritaboladunia.net)