Madrid - Bos Manchester United, Jose Mourinho, mengatakan bahwa dirinya tak merasa terkesan dengan kehidupan di Madrid saat menceritakan pengalamannya melatih klub asal Ibukota Spanyol itu.
Perjalanan karir selama tiga musim manager asal Portugal di Santiago Bernabeu tak berlanjut pada Mei 2013 silam setelah melakukan pembicaraan bersama dengan dengan pihak Los Blancos meski sejatinya pelatih berusia 54 tahun itu masih punya sisa kontrak hingga tiga musim ke depan.
Setelah itu, Mourinho memutuskan kembali ke Chelsea, tim yang pernah dibawanya meraih banyak trofi, untuk kali kedua sebelum akhirnya merapat ke Manchester United pada awal musim 2016/17.
Di musim debutnya, pria berjuluk The Special One itu sukses memenangkan EFL Cup dan Liga Europa untuk fans di Old Trafford - trofi kedua membawa The Red Devils tampil di Liga Champions - dan pria berusia 54 tahun ini yakin bahwa apa yang ia alami di Madrid tidak terjadi di MU.
“Ketika saya datang [di Old Trafford], tidak hanya tentang membangun tim sepakbola dengan mencoba untuk menghentikan dominasi, namun juga membangun segalanya di sekitar tim dan dalam hal ini saya dapat melihat kesamaan terkait kesulitan dan kesamaan dalam aspek dimensi dari pekerjaan yang saya jalani,” buka Mourinho (27/07/2017).
“Saya kira, apa yang saya lalui musim lalu, Liga Europa, League Cup, berada di posisi keenam Liga Primer Inggris, merupakan apa yang terlihat dalam pandangan Anda. Namun, saya tahu, pekerjaan saya itu jauh lebih banyak dibandingkan sukses dalam beberapa kompetisi dan menjadi tidak sukses di Liga Primer.”
“Sejujurnya, dengan struktur klub itu [Madrid], mereka menginginkan saya bertahan, mereka tidak ingin saya hengkang. Semua yang berada di klub, presiden, CEO, petinggi, diri saya, kami semua merasa setelah saya beberapa tahun berada di sana, bagian yang sulit dari tugas kami telah dituntaskan dan mereka ingin saya bertahan.”
“Faktanya, saya sampai hampir mengemis-ngemis agar mereka membiaran saya pergi. Saya rasa di Manchester hal itu jangan sampai terjadi karena saya tidak ingin hengkang.”
“Real Madrid, menurut saya benar-benar jadi sesuatu yang saya ingin bangun. Mereka menjadi sesuatu yang saya punya kesempatan untuk melakukannya dua kali. Dan di saat yang ketiga, saya kira Anda tidak bisa mengatakan ‘tidak’ hingga tiga kali untuk klub seperti ini.”
“Saya ingin pergi dan memenangkan gelar juara di Spanyol, tapi tidak bagi saya untuk bertahan. Saya tidak jatuh cinta dengan kehidupan saya di sana. Saya ingin kembali ke Inggris dan dalam hal ini, Chelsea,” kenang Mourinho. (Edy - beritaboladunia.net)
Portal berita sepak bola terupdate






