Ungkapan Kemarahan Lucas Perez Terhadap Arsenal

Ungkapan Kemarahan Lucas Perez Terhadap Arsenal

London - Striker Arsenal, Lucas Perez, merasa yakin untuk segera angkat kaki dari Arsenal karena merasa bahwa apa yang telah ia perjuangkan selama ini di London sia-sia.

Perez diboyong oleh pelatih Arsene Wenger pada musim panas 2016 lalu. Ia direkrut dari klub Deportivo La Coruna setelah mengeluarkan uang tebusan sebesar 17 juta pounds.

Namun di bawah asuhan Wenger, pemain berusia 28 tahun itu lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan saja. Total musim 2016/17 kemarin, pemain dengan nomor punggung 9 itu hanya bermain di 21 laga di semua ajang dan mengemas tujuh gol dan lima assist.

The Gunners sejatinya mengikat penyerang asal Spanyol itu dengan kontrak hingga tahun 2020 mendatang. Namun Lucas merasa gerah di Emirates dan memilih untuk pulang ke Deportivo.

Penyebabnya adalah nomor punggung 9 yang selama ini ia pakai ditarik tanpa persetujuan dan diberikan untuk striker anyar Arsenal, Alexandre Lacazette. Terlebih ia merasa ditipu oleh pihak The Gunners karena dijanjikan posisi di tim reguler.

“Saya ingin pergi untuk bermain dan bahagia. Tahun lalu saya hampir tidak memiliki peluang dan ketika saya mendapatkannya, saya memanfaatkannya dan musim ini jelas akan jadi kurang lebih sama saja. Saya ingin berjuang untuk masuk timnas. Saya ingin bermain sepakbola, tapi untuk itu saya harus pergi,” tuturnya (25/07/2017).

“Saya pikir tempat terbaik untuk saya adalah di rumah, dengan Depor. Mereka (Arsenal) tidak berperilaku baik dengan saya.. Soal mengambil nomor jersey tanpa memberi tahu saya dan kemudian memberikannya kepada seorang rekan yang lain, tampaknya bagi saya itu adalah batas kesabaran saya,” ketusnya seperti dilansir La Voz de Galicia.

“Saya tidak dapat melanjutkan dengan cara ini. Saya telah memberikan segalanya, tapi itu tidak pernah dibalas, jadi saya tidak tahan lagi.. Saya merasa ditipu. Pada bulan Februari saya tidak diijinkan untuk pergi ke Tiongkok dengan janji bahwa saya akan bermain lebih banyak dan setelah itu saya memiliki kesempatan main lebih sedikit,” bebernya. (Edy - beritaboladunia.net)